BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Senin, 17 Juli 2017

HARI KELUARGA NASIONAL XXIV TAHUN 2017

Peringatan Harganas XXIV 2017 mengusung tema “Dengan Hari Keluarga Nasional, Kita Bangun Karakter Bangsa Melalui Keluarga yang Berketahanan”, yang pesan intinya adalah keluarga berketahanan, Indonesia mandiri dan sejahtera. Acara puncak peringatan Harganas XXIV Tingkat Nasional 2017 akan diselenggarakan pada 15 Juli 2017 di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Acara puncak peringatan Harganas XXIV tahun 2017 di Provinsi Lampung 15 Juli 2017 dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti aksi GenRe (Generasi Berencana), Kemah Ketahanan Keluarga Indonesia yang diikuti oleh 800 orang peserta keluarga dari seluruh Indonesia, Seminar, Olahraga/jalan sehat, Bakti sosial, Pameran dan Gelar Dagang dengan melibatkan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten dan Kota se-Provinsi Lampung, Pasar rakyat, Festival kuliner, dan Pagelaran seni budaya.

Selain itu, diselenggarakan pula pemberian tanda penghargaan kepada para Kepala Daerah, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan Tenaga Profesional yang dinilai telah berjasa dalam pelaksanaan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani dalam sambutannya menegaskan, Keluarga memiliki arti yang sangat penting, perlu sinergi pusat dan daerah dalam upaya pembangunan. Pembangunan tidak di wilayah fisik saja namun juga perlu membangun kualitas manusia Indonesia sehingga mampu berkompetisi di dalam dan luar Indonesia, dan Keluarga menjadi pilar utama dalam membangun sumber daya manusia.

Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty dalam sambutannya menyampaikan, Upaya mewujudkan keluarga sejahtera harus dimulai sejak perencanaan keluarga. Diharapkan keluarga Indonesia kembali kepada penerapan delapan fungsi keluarga yaitu Fungsi Keagamaan, Sosial budaya, Cinta kasih, Melindungi, Reproduksi, Sosialisasi, Pendidikan dan Ekonomi serta Pembinaan lingkungan. Dengan melaksanakan fungsi keluarga secara menyeluruh dan konsekuen maka keluarga sejahtera dapat tercapai dan menentukan kualitas bangsa Indonesia ke depan.

Surya Chandra Surapaty berharap, semoga Hari Keluarga Nasional XXIV dapat dijadikan pemersatu program yang menjadi daya ungkit bagi sinergitas antara BKKBN, Kementerian/Lembaga, Tim Penggerak PKK dan Pemerintah Daerah. Bentuk nyata dari sinergitas tersebut antara lain dengan memberdayakan masyarakat desa dengan pelembagaan Kampung KB.

Bagi rombongan peserta Harganas dari Kabupaten Banjar, tahun ini terasa sangat berkesan karena Bupati Banjar H. Khalilurrahman beserta ibu Bupati Hj. Raudatul Wardiyah Berhadir dalam acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional XXIV 2017 yang bertempat di Stadion Sumpah Pemuda Bandar Lampung. Selain mengikuti seremoni puncak peringatgan Hari Keluarga Nasional, Bupati Banjar juga berkunjung ke Stand pameran Kabupaten Banjar yang turut memeriahkan pameran/gelanggang dagang Harganas XXIV 2017 yang telah berlangsung dari tanggall 13 Juli 2017.






PAMERAN/GELANGGANG DAGANG PRODUK KHAS KABUPATEN BANJAR PADA HARI KELUARGA NASIONAL XXIV TAHUN 2017

Dalam rangka memeriahkan dan mengikuti rangkaian kegiatan Hari Keluarga Nasional yang pada tahun ini dilaksanakan di kota Bandar Lampung Provinsi Lampung pada tanggal 15 Juli 2017, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar turut berpartisipasi dalam gelanggang dagang yang dilaksanakan dari tanggal 13 hingga 15 Juli 2017 dan bertempat di GOR Pemuda Way Halim Bandar Lampung yang dimeriahkan oleh lebih dari 175 stand pameran dari Provinsi, Kabupaten dan Kota se-Indonesia yang menampilkan produk unggulan khas daerah mereka masing-masing.

Berbagai jenis produk hasil UPPKS binaan DP2KBP3A Kabupaten Banjar seperti ragam perhiasan, kain sasirangan, pernak-pernik hingga makanan ringan dihadirkan di pada pameran/gelanggang dagang tersebut dengan tujuan selain untuk memberikan informasi kepada seluruh pengunjung mengenai produk kerajinan khas Kalimantan Selatan khususnya Kabupaten Banjar juga untuk diperdagangkan kepada khalayak ramai yang menginginkan kerajinan khas Kalimantan Selatan tanpa harus berkunjung ke sana. Tingginya minat masyarakat terhadap produk-produk khususnya perhiasan, akik dan kain Sarirangan terbukti dari banyaknya masyarakat yang membeli produk-produk tersebut. Kepala Bidang KBKS DP2KBP3A Kabupaten Banjar mengaku sangat gembira melihat tingginya antusias dan minat masyarakat terhadap produk-produk khas unggulan Kabupaten Banjar yang ditampilkan pada pameran/gelanggang dagang Hari Keluarga Nasional tahun ini. Diharapkan ini nantinya akan dapat membuka peluang dan jaringan baru bagi UPPKS di Kabupaten Banjar dalam memasarkan produk mereka.

Pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional pada tanggal 15 Juli 2017, Bupati Banjar H. Khalilurrahman bersama rombongan meninjau Stand DP2KBP3A Kabupaten Banjar. selain bertatap muka dan berbincang dengan Kepala DP2KBP3A Kabupaten Banjar, Ir. Hj. Rosana Mardina MS, Kepala Bidang KBKS DP2KBP3A Kabupaten Banjar, Alfisah, SKM. MM. Bupati Banjar juga menyempatkan untuk berfoto bersama dengan seluruh rombongan DP2KBP3A Kabupaten Banjar yang bertugas di stand Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar Ir. Hj. Rosana Mardina dalam hal ini menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi tingginya atas kunjungan Bupati Bupati Banjar di stand pameran Provinsi Kalimantan Selatan. Beliau mengatakan kunjungan Bupati Banjar tersebut akan sangat meningkatkan motivasi dan semangat seluruh rombongan pameran dari Kabupaten Banjar dan merupakan penghargaan yang sangat besar bagi DP2KBP3A dalam pelaksanaan kegiatan Harganas tahun ini.





Minggu, 11 Juni 2017

SOSIALISASI PROGRAM KEGIATAN DAN PERUNDANG-UNDANGAN PP DAN PA

Seperti kita ketahui bahwa perempuan merupakan sumber daya manusia yang sangat berperan dalam percepatan pembangunan di Indonesia khususnya di Kabupaten Banjar. Karena keberadaan kaum perempuan jumlahnya sebanding dengan jumlah kaum laki-laki, dan dari perempuan inilah lahir generasi-generasi penerus bangsa, yakni anak- anak kita semua, untuk itu telah dibuat berbagai macam perundang-undangan dari Pemerintah untuk melindungi telah dibentuk suatu organisasi yaitu Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (P2TP2A) Kabupaten Banjar yang beranggotakan lintas sektor. Begitu juga dengan anak telah dibentuk Forum Anak Daerah (FAD) sebagai wadah kreativitas mereka, maka dengan ini Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Banjar melaksanakan sosialisasi “PROGRAM KEGIATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN & ANAK DALAM RANGKA MENDUKUNG PERCEPATAN KABUPATEN LAYAK ANAK DI KABUPATEN BANJAR” , bertempat di Guest House Sultan Sulaiman Martapura, Kamis 8 Juni 2017 dan dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Banjar Bidang Kemasyarakatan & SDM, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan, Ketua P2TP2A Kab. Banjar Seluruh kepala SKPD atau yang mewakili, Panitia Penyelenggaran sosialisasi Sekolah, Fasilitas Kesehatan, Organiasi Wanita, dunia usaha, BUMN/BUMD, FAD, forum Komunikasi Kota Layak Anak se-Kabupaten Banjar.

Kegiatan diawali dengan laporan Kabid Perlindungan Anak DP2KBP3A Kab. Banjar Dra. Hj. Siti Hamidah, M.Si, dijelaskannya maksud dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan Program Kegiatan dan Peraturan Perundang-undangan Perlindungan Perempuan dan Anak dan bertujuan untuk memperoleh dukungan untuk percepatan Kabupaten Layak Anak agar tercipta koordinasi dan sinergitas antar instansi terkait maupun lapisan masyarakat. Ir. Hj. Rosana Mardina, MS dalam sambutannya juga mengucapkan terimakasih kepada semua tamu undangan yang hadir dan bersedia bahu membahu untuk mendukung kegiatan ini, Bupati Banjar yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Banjar Bidang Kemasyarakatan & SDM yang saat itu membuka kegiatan tersebut juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada narasumber, peserta kegiatan dan penyelenggara kegiatan sehingga acara ini boleh terealisasi. “Ini merupakan komitmen pembangunan peduli anak, anak merupakan anugerah dan titipan Tuhan yang sangat bernilai sehingga harus dijaga dan diperhatikan oleh keluarga, masyarakat dan pemerintah,” katanya.

Perhatian yang diberikan, harus memenuhi hak-hak dasar anak hingga dewasa, karena jika dalam masa pertumbuhan anak-anak dihadapkan dengan hal-hal yang negatif akan sangat berpengaruh dalam kehidupan anak selanjutnya. Kegiatan ini memberikan secerca harapan mengenai pertumbuhan anak sehingga harus ada perhatian khusus pemerintah. Peserta wajib mengikuti sosialisasi dengan aktif agar dapat memberi informasi kepada masyarakat mencapai kabupaten layak anak agar hak anak di Kabupaten Banjar terpenuhi.

Adapun bentuk kegiatan adalah penyampaian materi tentang Peraturan Perundang-undangan terkait Perlindungan Perempuan dan Anak serta Konsep dan strategi pelaksanaan Kab/Kota Layak Anak oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Provinsi kalsel, dilanjutkan dengan materi tentang Eksisting dan Penguatan Kelembagaan Kabupaten Banjar Menuju Layak Anak Kebijakan pelaksanaan terkait Perlindungan Perempuan dan Anak oleh Kabid Sosbud Bapelitbang Kab. Banjar.

Setelah materi dari Narasumber selesai dipaparkan, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang di pimpin oleh panitia acara hingga sampai ke bagian penutup dari kegiatan tersebut.








Minggu, 04 Juni 2017

SOSIALISASI PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN TINGKAT KECAMATAN KARANG INTAN

Rabu 31 Mei 2017, Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) yang kali ini kembali dilaksanakan di Balai Penyuluh KB Kecamatan Karang Intan yang dihadiri sebanyak 20 orang peserta dari lintas sektor, diantaranya dari Ka.KUA, Ka.UPT Pendidikan, Kasi Pemerintah Kecamatan Karang Intan, Ka.Puskesmas Karang Intan, Perwakilan PKK Kecamatan, Pambakal, PIK Remaja, PLKB, PLKB Non PNS serta Para Kader di lingkup Kecamatan Karang Intan, baik dari Kesehatan Posyandu, sampai Kader KB di Kecamatan Karang Intan..

Sambutan oleh kepala DP2KBP3A Kabupaten Banjar yang diwakilkan oleh Seksi Advokasi KIE dan Data Informasi Agus Suprantio, M.PH dan Camat Karang Intan yang kali ini diwakilkan oleh Kasi Pemerintahan H. M. Syarwani, beliau menghimbau agar kegiatan Pendewasaan Usia Perkawinan ini semakin ditingkatkan karena rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja, terutama perkawinan dini yang tinggi di Kabupaten Banjar.

PUP sendiri adalah upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, sehingga mencapai usia minimal pada saat perkawinan yaitu 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria. PUP bukan sekedar menunda sampai usia tertentu saja tetapi mengusahakan agar kehamilan pertama pun terjadi pada usia yang cukup dewasa, sehingga penceraian tidak terjadi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengertian dan kesadaran kepada remaja agar di dalam merencanakan keluarga, mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosional, pendidikan, sosial, ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran.



ORIENTASI KIE KB KR BAGI MITRA KERJA TK.KECAMATAN MARTAPURA BARAT

Selasa 30 Mei 2017, bertempat Aula Kecamatan Martapura Barat, dilaksanakan Orientasi KIE KB KR bagi Mitra Kerja, dihadiri sebanyak 30 peserta dari Kecamatan Martapura Barat, Kepala Puskesmas Martapura Barat, KUA Martapura Barat, Polsek Martapura Barat, Para Kader, SUB PPKBD, PLKB, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Sambutan kepala DP2KBP3A Kabupaten Banjar, yang diwakilkan oleh Kabid Pengendalian Penduduk Drs. H. Zainal Muttaqin, MM dan acara dibuka oleh Camat Martapura Barat Ahmad Rabani, dalam sambutannya beliau mengatakan sangat mendukung kegiatan tersebut dan berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat tidak mungkin hanya dilakukan oleh jajaran Dinas KB saja. Dinas KB sangat memerlukan bantuan, dukungan dan kerja sama dari para mitra kerja, serta pemangku kepentingan di wilayah seluruh tingkatan wilayah, terutama dalam peningkatan program KB agar lebih efektif.



Selasa, 23 Mei 2017

PEMERIKSAAN KESEHATAN DITEKSI DINI KANKER RAHIM DENGAN METODE IVA DAN PELAYANAN KB IMPLANT DAN IUD

BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan bekerja sama dengan DP2AKBP3A Kab. Banjar, Dinkes Kab. Banjar , Puskesmas Kecamatan Sungai Pinang dan IBI kembali melaksanakan Sosialisasi IVA sekaligus Pemeriksaan deteksi dini terhadap kanker leher rahim atau serviks, kali ini bertempat di Puskesmas Kecamatan Sungai Pinang, sedikitnya sekitar 160 orang lebih akseptor berkumpul didepan halaman Puskesmas untuk mengikuti kegiatan tersebut, yang mana selain sosialisasi dan pemeriksaan deteksi dini terhadap kanker Rahim, juga dilaksanakan pelayanan KB yang dilakukan di dua tempat yaitu di Mobil Unit Pelayanan (MUYAN) DP2KBP3A dan di Puskesmas.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Sungai Pinang Anto Setyawan, dalam sambutannya beliau sangat berterimakasih atas kehadiran dan partisipasi dari berbagai pihak yang sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya di daerah terpencil seperti Sungai Pinang. Kepala Puskesmas Sungai Pinang Hari Setyanto menambahkan, bahwa dalam hal ini juga sebagai metode pembelajaran bagi pihak Puskesmas tentang pemeriksaan deteksi dini terhadap kanker leher Rahim atau serviks, dilanjutkan sambutan dari Kabid KB dan KS, Alfisah SKM,MM yang mengatakan terimakasih pula kepada Camat Sungai Pinang dan Pihak Puskesmas yang sudah memberikan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan tersebut di Sungai Pinang, juga melihat animo masyarakat yang begitu antusias untuk mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan di Sungai Pinang.

Dari pemasangan alat kontrasepsi yang dilaksanakan oleh DP2KBP3A sendiri di ikuti oleh 54 akseptor dengan jenis kontrasepsi Implant, baik bongkar maupun pasang, juga 4 orang akseptor dengan pemasangan alat kontrasepsi baru IUD.

Kegiatan berlangsung singkat dengan banyaknya partisipan yang turut andil dalam kegiatan itu, diantaranya Penyuluh KB Kecamatan Sungai Pinang dari DP2KBP3A Kab. Banjar Ahsanul Basri beserta Tim Sub PPKBD Kecamatan Sungai Pinang.

Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk memberikan pemahamaman kepada masyrakat tentang pentingnya pemeriksaan sedini mungkin kanker leher rahim melalui IVA Test.

sebagai bentuk pencegahan serta kewaspadaan terhadap penyakit yang menjadi momok menakutkan bagi kaum perempuan.

Dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesehatan bagi Masyarakat khususnya ibu-ibu, serta menumbuhkan kesadaran bagi mereka tentang pentingnya program Keluarga Berencana dan Kesehatan Keluarga Sejahtera.






Senin, 15 Mei 2017

ORIENTASI KIE KB KR BAGI MITRA KERJA TK. KECAMATAN ARANIO

Senin 15 Mei 2017, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Banjar bertempat dirumah Pambakal Aranio, dilaksanakan Orientasi KIE KB KR bagi Mitra Kerja, dihadiri sebanyak 30 peserta dari Kecamatan Aranio, Bidan Puskesmas, Kader Posyandu, SUB PPKBD, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Banjar dalam sambutan dan sekaligus membuka acara tersebut, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk berpesan agar orientasi bagi mitra kerja ini lebih diperluas lagi terutama bagi daerah yang jauh, sehingga penyampaian ini disampaikan oleh petugas yang mempunyai keahlian khusus, serta penyampian informasi ke masyarakat lebih jelas dan kerjasama yang baik dilapangan dalam program KB dapat ditingkatkan dan masyarakat lebih sadar akan pentingnya ber-KB, dan bertujuan memberikan informasi dan sosialisasi tentang kesehatan reprodukasi dan pendewasaan usia perkawinan bagi peserta Orientasi KB/KR bagi Mitra Kerja.