BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Kamis, 22 Juli 2021

Pelayanan KB Bergerak KB Kes TNI dan TP PKK di Kecamatan Astambul

 Bertempat di Puskesdes Kelampayan Tengah pada Kamis, 22 Juli 2021 Dinas P2KBP3A Kab. Banjar bersama Kodim 1006 Martapura dan TP PKK kab. Banjar melaksanakan Pelyanan KB Bergerak melalui MUYAN.

Kegiatan tersebut disambut antusias warga dari berbagai desa di Kecamatan Astambul. Bersama Tim DP2KBP3A Kab. Banjar Bidang KB dan KS bekerjasama dengan Kodim1006, TP PKK, Koordinator PKB, Penyuluh KB dan Kader melaksanakan pelayanan tersebut dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang diberikan Kepada 45 Akseptor, dengan metode kontrasepsi Implant sebanyak 41 orang dan IUD sebanyak 4 orang, serta melalui Prokes yang sudah ditentukan dengan memakai masker, menjaga jarak dan tertib.

Sukini, SKM selaku Kasi Bina Kesertaan KB dan Kespro DP2KBP3A menjelaskan bahwa “Pandemi Corona Viruses Diaseas 2019 (COVID 19) yang melanda dunia saat ini tak terkecuali Indonesia telah membawah dampak yang sangat besar terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat salah satunya sektor Kesehatan dan Pelayanan KB. Penyebaran Virus yang sangat cepat dan sulit untuk dideteksi menyebabkan banyak Pasangan Usia Subur (PUS) yang ingin ber-KB menunda ke fasilitas kesehatan (faskes) karena khawatiran tertular COVID 19.

Padahal, di masa pandemi ini kontrasepsi sangat dibutuhkan seiring dengan meningkatnya intensitas kedekatan pasangan suami-istri selama masa isolasi mandiri dirumah. Jika kondisi ini terus berlarut, dikhawatirkan tingkat putus pakai KB akan meningkat menyebabkan terjadi Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) yang berujung pada fenomena baby boom atau ledakan kelahiran bayi di beberapa bulan kedepan, karena itulah kami akan terus berusaha terjun ke desa-desa untuk memberikan pelayanan seperti ini, jelasnya.

Sementara itu Danramil 1006-02/ Pengaron yang hadir pada saat itu Kapten Inf Ode Saepudin, disela-sela kegiatan mengatakan “melalui program ini dapat mewujudkan sinergi antara TNI, pemerintah bersama KB, Kesehatan dan PKK dalam usaha meningkatkan kualitas kesehatan guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat”, ujar beliau.

Diakhir pelayanan Kodim 1006 dan PKK juga memberikan sembako kepada para akseptor yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan tersebut.







Selasa, 29 Juni 2021

Pelayanan KB MKJP Gratis dan Pemantauan Tumbuh Kembang Balita di Posyandu, Kecamatan Sungai Tabuk

Masih dalam rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Banjar, bersama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar melaksanakan Pemantauan Tumbuh Kembang anak balita, Penyuluhan KB dan Pelayanan KB MKJP Bergerak (Pelayanan Mobile) gratis, pada hari Senin, 28 Juni 2021 di Balai Desa Pematang Panjang Kecamatan Sungai Tabuk.

Kegiatan yang dilaksanakan, selain pelayanan, penyuluhan dan Pemantauan juga di adakan demo masak di kelas Ibu Balita. Dalam hal ini peserta yang mengikuti kegiatan tersebut yakni 11 orang Balita dan 15 Akseptor dengan pelayanan KB MKJP berupa Implant.

Turut membantu pula Koordinator PKB, Penyuluh KB beserta Kader dalam kegiatan tersebut, semua peserta yang hadir juga diberikan bingkisan berupa Paket untuk Balita dan Sembako untuk peserta KB dari TP PKK Kab. Banjar.

TP PKK ibu Warsita menjelaskan bahwa kegiatan Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Balita dilaksanakan guna mendeteksi adanya gangguan perkembangan sehingga dapat ditindak lanjuti dengan segera.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merawat gizi bayi dan mencegah Stunting, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi Stunting di Indonesia.

Dilaksanakannya Pelayanan KB bergerak mobile dalam rangka mendekatkan Pelayanan KB MKJP kepada masyarakat, dan memenuhi kebutuhan Alat Kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur guna melindungi dari kehamilan yang tidak diinginkan, atau putus pakai Kontrasepsi karena kondisi Pandemi Covid-19.




 

Kamis, 24 Juni 2021

Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor Dalam Rangka Harganas ke-28 di Kabupaten Banjar

Sebagai rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 Tahun 2021 Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Banjar menyelenggarakan Pelayanan KB Serentak Sejuta  Akseptor, Kamis 24 Juni 2021, dengan tempat pelayanan di seluruh  Puskesmas dan Balai Penyuluhan KB  di wilayah Kabupaten Banjar. Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor merupakan agenda Nasional BKKBN. Pelaksanaan tersebut target akseptor MKJP Kabupaten Banjar yang harus dicapai 206 akseptor, yang terdiri dari ; IUD 15 akseptor, Implant 182 orang dan MOW 9 orang, meskipun masih dalam kondisi yang belum normal dimasa Pandemi Covid 19 Pelayanan MKJP harus tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Dalam hal ini, Tim dari Dinas P2KBP3A Kab. Banjar, Bidang KB dan KS yang melakukan monitoring ke beberapa lokasi  di dampingi oleh Kodim 1006 Kab. Banjar, salah satunya Kecamatan Karang Intan menjadi lokasi yang dikunjungi oleh Tim, dimana atas kerja keras dan kerjasama  Koordinator PKB, Kader dan Tim Puskesmas bahu membahu melayani  30 Akseptor , 30 Implant dan 2 IUD.

Hingga berita ini diturunkan, target yang diberikan kepada Kabupaten  Banjar dapat tercapai 100% bahkan lebih, hal ini tentunya berkat kerjasama Penyuluh KB, Kader, Pihak Puskesmas dan TNI. Diharapkan dengan Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor dapat meningkatkan peserta KB baru dan peserta KB aktif khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yang berkontribusi terhadap penurunan TFR di Kabupaten Banjar.





Senin, 21 Juni 2021

Penyerahan Piagam Penghargaan Program Bangga Kencana

Pada hari Senin, 21 Juni 2021, dilaksanakan penyerahan Piagam Penghargaan Terbaik dalam Pelaksanaan Program Bangga Kencana, Penyerahan Piagam tersebut dilakukan pada saat Coffe Morning Satuan Kepala Dinas Kabupaten Banjar di Aula Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banjar.

Piagam Penghargaan diberikan diberikan langsung oleh Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur, S.I.KOM didampingi Wakil Bupati beserta Sekretaris Daerah Banjar.

Piagam Penghargaan diberikan kepada Hj. Jamilah, SE selaku Koordinator PKB Kecamatan Martapura Timur sebagai terbaik I dalam Pelaksanaan Program Bangga Kencana, terbaik II Misbahul Munir, S.AG Koordinator PKB Kecamatan Aluh-Aluh, dan Abd. Sahid selaku Koordinator PKB Kecamatan Karang Intan sebagai terbaik III.

Sementara untuk Kategori terbaik dalam Pelaksanaan Pendataan Keluarga Tahun 2021, diserahkan kepada  Misbahul Munir, S.AG Koordinator PKB Kecamatan Aluh-Aluh sebagai terbaik I, Rahmada Defvy, SKM PKB Kecamatan Tatah Makmur sebagai terbaik II dan terbaik III kepada  Hj. Jamilah, SE selaku Koordinator PKB Kecamatan Martapura Timur. Selamat kepada para satuan kerja terbaik! Semoga prestasi ini dapat dipertahan di periode-periode selanjutnya, serta menjadi motivasi bagi Penyuluh KB lainnya untuk meningkatkan capaian program kerja kedepannya.



Kamis, 10 Juni 2021

Koordinasi bersama Pengadilan Agama Martapura dalam rangka persiapan PKS (Perjanjian Kerja Sama) tentang dispensasi kawin

Senin 7/6/2021, bertem pat di aula pengadilan agama martapura bersama dinas P2KBP3A Kab.Banjar, acra di hadiri oleh ketua pengadilan agama martapura Drs.H.Pahrur Raji, MH.I beserta wakil ketua,panitera dan sekretaris dinas P2KBP3A Kab. Banjar beserta seluruh kabid ikut menghadiri acara tersebut.

Perjanjian Kerjasama ini adalah sebagai pedoman bagi para pihak dalam kerjasama layanan konseling bagi pihak yang dimohonkan dispensasi kawin dan pendampingan dalam eksekusi putusan sengketa anak pada Pengadilan Agama. Sebagai upaya untuk menurunkan jumlah persentasi perkawinan anak dan dispensasi perkawinan anak, terhadap dampak pesikologis,ekonomi,dan sosial bagi pemohon dispensasi kawin yang mengajukan permohonan dan melaksanakan perkawinan anak di wilayah hukum pengadilan tinggi agama.





Minggu, 02 Mei 2021

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan Tk. Kecamatan Karang Intan

Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) adalah upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, sehingga mencapai usia minimal pada saat perkawinan yaitu 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria, sesuai surat edaran Bupati Banjar Tahun 2021 Nomor : 800/364/DP2KBP3A.

PUP bukan sekedar menunda sampai usia tertentu saja tetapi mengusahakan agar kehamilan pertama pun terjadi pada usia cukup dewasa, bahkan harus diusahakan apabila seseorang gagal mendewasakan usia perkawinannya, maka penundaan kelahiran anak pertama harus dilakukan, dalan istilah KIE disebut sebagai anjuran untuk mengubah bulan madu menjadi tahun madu.

PUP merupakan bagian dari program keluarga berencana nasional. Program PUP memberikan dampak pada peningkatan umur kawin pertama yang pada gilirannya akan menurunkan Total Fertility Rate (TFR).

Kamis 29/4/2021, Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) di gelar. Sebanyak 17 peserta dari remaja Desa Jingah Habang Ulu Kecamatan Karang Intan, PKK desa, dan Koordnator PKB Kecamatan Karang Intan.




Kunjungan Kerja Ketua TP PKK Kabupaten Pulang Pisau di DP2KBP3A

Rabu, 28 April 2021, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemerdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Banjar mendapat kunjungan dari Ketua TP PKK Kabupaten Pulang Pisau yang di dampingi Kadis PMP, dan Kadis P3AP2KB Pulang Pisau untuk melakukan Study Banding.

Bertempat di Aula Dinas DP2KBP3A, Kunjungan tersebut disambut oleh Kadis P2KBP3A Kab. Banjar, beserta jajaran dari DP2KBP3A Kab. Banjar, turut hadir pula Tenaga Ahli TP PKK Kab. Banjar beserta jajarannya.

Adapun maksud dan tujuan dari kunjungan tersebut adalah selain untuk silaturahmi juga untuk mengkaji kerjasama MOU antara Dinas dan PKK Kabupaten Banjar. Kepala Dinas DP2KBP3A Hj. Siti Hamidah dalam sambutannya memaparkan struktur kepengurusan PKK Kabupaten Banjar, beliau juga menyampaikan bahwa inovasi GITAKU telah bekerjasama dengan beberapa Dinas terkait guna mempercepat pembangunan yang di Kabupaten Banjar yang sejalan dengan visi dan misi dari Bupati Banjar yaitu menuju Kabupaten Banjar yang Maju, Mandiri dan Agamis (MANIS).

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pulang Pisau Hj. Nunu Andriani Edy Pratowo mengucapkan terimakasih karena telah di sambut baik oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar, “Salah satu yang mendasari dilaksanakannya study banding ini juga karena ketertarikan kami dengan kolaborasi program GITAKU ini” ungkapnya. “diharapakan dengan adanya study banding tersebut dapat mempererat hubungan antar dua kabupaten serta dapat mengkaji dan di impementasikan di Kabupaten Pulang Pisau’’. Sambungnya. Kegiatan ini pun di tutup dengan penyerahan kenang-kenangan, serta foto bersama.