BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Selasa, 13 Agustus 2019

Rapat Koordinasi KLA Kab. Banjar

Sehubungan dengan terpilihnya Kab. Banjar sebagai Kota Layak Anak (KLA) tingkat pratama, Kepala Dinas Pengengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Dra. Hj. Siti Hamidah M. Si meminta dukungan dan partisifasinya dari setiap Dinas maupun Instansi terkait dilingkup Kab. Banjar, saat pembukaan Rapat Koordinasi KLA Kab. Banjar pada hari kamis 8 Agustus 2019, yang bertempat di Aula Dinas P2KBP3A kab. Banjar.

Dalam kegiatan Rapat Koordinasi tersebut juga dihadiri Ibu Bupati Banjar selaku Ketua TP PKK Kab. Banjar, Hj. Raudathul Wardiyah beserta ibu Sekda Banjar, selain itu pada acara tersebut juga dihadiri oleh seluruh Instansi maupun organisasi perangkat daerah se-Kab. Banjar.

Adapun tujuan dilaksanakannya rapat Koordinasi KLA adalah untuk meningkatkan kinerja mengenai tahapan KLA dan upaya-upaya strategis yang dapat dilakukan. Selain itu dalam rapat ini juga membahas persiapan dukungan Gugus Tugas dalam pengisian formulir evaluasi pengembangan KLA, dengan harapan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak untuk tujuan yang sama yaitu Kab. Banjar sebagai Kota Layak Anak dengan capaian dan prestasi yang lebih besar lagi kedepannya.

Link Video :
https://www.facebook.com/dptigaakb.kabupatenbanjar/posts/1194570640746353?notif_id=1565247424770344&notif_t=feedback_reaction_generic&ref=notif

Kamis, 11 Juli 2019

Verifikasi Lapangan KLA Tahun 2019

Kabupaten Banjar adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang pada tahun 2018 yang lalu mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak tingkat Pratama. Dengan predikat tersebut, maka setiap tahunnya Kabupaten Banjar melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta SKPD terkait lainnya wajib mengikuti penilaian dan verifikasi lapangan Kabupaten/Kota Layak Anak yang dilaksanakan oleh Kementrian PPPA.

Pada tahun ini, kegiatan verifikasi lapangan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Juli 2019 di Ruang Rapat Aberani Sulaiman Komplek Perkantoran Pemprov Kalimantan Selatan. Dalam kegiatan yang difasilitasi oleh Dinas PPPA Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, Tim verifikasi dari Kementrian PPPA yang dipimpin oleh Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny N. Rosalin melaksanakan verifikasi langsung terhadap 7 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan yang telah memperoleh predikat Kabupaten/Kota Layak Anak, salah satunya adalah Kabupaten Banjar yang dihadiri langsung oleh Kepala DP2KBP3A Kabupaten Banjar, Dra. Hj. Siti Hamidah, M.Si dan Bidang PPPA serta SKPD terkait PPPA di Kabupaten Banjar.

Dengan 24 indicator Kabupaten/Kota Layak Anak yang harus dipenuhi oleh Kabupaten/Kota untuk mendapatkan dan mempertahankan atau meningkatkan predikat Kabupaten/Kota Layak Anak, pada kegiatan verifikasi lapangan tersebut dipaparkan berbagai hal yang terbagi dalam 3 pokok verifikasi yaitu Kelembagaan (Kebijakan yang berpihak pada KLA), Forum Anak (Pengelolaan dan Pengorganisasian Forum Anak di daerah) serta Desa/Kelurahan Layak Anak yang ada di Kabupaten/Kota tersebut secara langsung di depan tim verifikasi dari Kementrian PPPA.

Diharapkan dengan semua upaya pemenuhan hak-hak anak yang telah dilaksanakan di Kabupaten Banjar melalui sinergi antara SKPD terkait PPPA dan seluruh stakeholder status Kabupaten/Kota Layak Anak Kabupaten Banjar dapat terus meningkat ke depannya yang tentunya akan menjadi suatu prestasi bagi Kabupaten Banjar.



Selasa, 09 Juli 2019

Peringatan HARGANAS XXVI Tahun 2019

Hari Keluarga Nasional merupakan ajang untuk menggelorakan dan mensosialisasikan Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang berkarakter dan sejahtera. Harganas dimaksudkan untuk mengingatkan pada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan Negara.

Pada tahun 2019 ini, Harganas XXVI dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan tepatnya di kota Banjarbaru dengan banyak rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh BKKBN dari tanggal 3 Juli hingga puncak peringatan Harganas yaitu pada tanggal 6 Juli 2019 yang lalu yang dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Puan Maharani dan Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek, Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor dan Istri serta para undangan dari seluruh Indonesia . Dengan mengambil tema ‘Hari Keluarga, Hari Kita Semua’ dan slogan ‘Cinta Keluarga, Cinta Terencana’ pelaksanaan rangkaian kegiatan Harganas selama 4 hari tersebut berlangsung meriah dan sukses.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Banjar turut berperan serta secara aktif dalam rangkaian kegiatan Harganas tersebut, seperti mengikuti Pameran dan Gelanggang Dagang yang dipusatkan di lapangan Setda Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, berbagai Sosialisasi, Seminar dan workshop bertemakan kesehatan dan keluarga, Bhaksos Kesehatan dan KB (pelayanan KB gratis bagi masyarakat), GenRe Educamp yang dilaksanakan di Asrama Haji Banjarbaru, Jambore Kader Bina Keluarga Balita se-Kalimantan Selatan di Kawasan Wisata Kiram Park dan tentunya peringatan puncak Hari Keluarga Nasional pada Sabtu, 6 Juli 2019 yang dilaksanakan di halaman kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru.

Pada hari puncak peringatan Harganas XXVI tersebut, Bupati Banjar H. Khalilurrahman beserta Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj. Raudatul Wardiyah turut berhadir dan berkunjung ke stand pameran DP2KBP3A Kabupaten Banjar yang menampilkan berbagai produk khas yang merupakan hasil dari UPPKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) di Kabupaten Banjar seperti aneka kain sasirangan, kerajinan airguci dan makanan ringan.











Minggu, 30 Juni 2019

Sosialisasi KKBPK Bagi Mitra Kerja Tk. Kecamatan Pengaron

Kamis 27 Juni 2019, bertempat di Balai Penyuluh KB di Kecamatan Pengaron, Sosialisasi KKBPK bagi Mitra Kerja dilaksanakan, sambutan oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar yang kali ini di wakilkan oleh Kasi Advokasi KIE dan Data Informasi H. M. Syairoji, SKM.

Mengingat pentingnya Program Keluarga Berencana (KB) bagi keluarga, dengan begitu akan melahirkan generasi yang berkualitas, karena saat ini program KB tidak hanya untuk perempuan melainkan juga pria, sehingga kehamilan bisa direncanakan. Dengan perencanaan kehamilan, maka setiap orang tua akan memberikan perawatan yang lebih, sehingga melahirkan generasi yang diharapkan.

Dukungan penuh dari masyarakat terutama mitra kerja terkait melalui Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar melakukan sosialisasi secara terarah dan tepat sasaran, karena hal itu merupakan salah satu kegiatan kunci merubah sikap, prilaku dan system nilai. Informasi selalu dibutuhkan dan erat hubungannya dengan pelaksanaan program KB baik bagi masyarakat, pelaksana maupun para pengelola program. Program ini juga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keluarga berencana, serta mendorong masyarakat untuk mengikuti program KB, karena program ini dapat mengatur jarak ibu melahirkan, sehingga pengendalian jumlah penduduk bisa terwujud.


Video :
https://www.facebook.com/bptigaakb.kabupatenbanjar/videos/1167987216738029/

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan di Desa Thaibah Raya Kec. Tatah Makmur

Rabu 26 Juni 2019 bertempat di Desa Thaibah Raya Kecamatan Tatah Makmur, dilaksanakan Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). PUP tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, usia minimal pada saat perkawinan yaitu 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria.

Acara di buka oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar yang di wakilkan oleh Kabid Pengendalian Penduduk Drs. Pusaro Riyanto, didampingi Kasi Advokasi KIE dan Data Informasi serta Kasi Analisis Dampak dan parameter Kependudukan, H.M. Syairoji, SKM dan H. Abdul Bais, S.Pd.

Kasi Bina Kesertaan KB dan Kesehatan Reproduksi Hj. Nita Yuliana, S. Si. T. M. Kes selaku narasumber, memberikan arahan kepada peserta yang rata-rata adalah para remaja, beliau menekankan kesadaraan kepada remaja agar didalam merencanakan keluarga mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosial, Pendidikan, sosial ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran, tujuan PUP seperti ini berimplikasi pada perlunya peningkatan usia kawin yang lebih dewasa, kemudian bahaya nerkoba dan sex bebas yang sedang ramai tersebar dikalangan para remaja saat ini.


Video :

Kamis, 20 Juni 2019

Dinas P2KBP3A Kab Banjar Gelar Tata Rias Life Skil di Kecamatan Sambung Makmur

Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu proses kegiatan pembangunan dimana perempuan berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi dan kondisi. Posisi dan kedudukan perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara sudah sangat jelas yakni sebagai anggota masyarakat dan sebagai warga negara yang memiliki sejumlah hak dan kewajiban. Tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan.

Selasa, 18 Juni 2019 bertempat di Aula Kecamatan Sambung Makmur, Kegiatan life skill berupa tata rias wajah dengan Narasumber Ade Puspawati dan Fitriani dari Make Over dan Wardah, acara di buka oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar yang kali ini diwakilkan oleh Kabid Pemberdayaan Perempuan Ir. Rusydah, dalam sambutanya beliau menyampaikan pemberdayaan perempuan dilakukan guna untuk meminimalisir tingkat pengangguran perempuan, yang berdampak pada terpuruknya kondisi sosial ekonomi perempuan. Dengan memberikan akses dan kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri sehingga bisa menjadi lebih produktif dan bisa menopang dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga nya ataupun dirinya sendiri.

Ditambahkan lagi dari Camat Sambung Makmur Bapak Sukasto, SP, beliau menyampaikan kepada para peserta agar bisa focus untuk mendengarkan apa yang disampaikan narasumber, serta mempelajari dengan baik semua ilmu yang diberikan, agar nantinya bisa menjadi jembatan penghubung kembali untuk warga desanya dan mengaplikasikan apa yang mereka miliki serta dapat dijadikan bekal mereka dikemudian hari.

Pelaksanaan kegiatan program pelatihan kecakapan hidup (life skills) tata rias wajah dirasakan atas kebutuhan dari warga perempuan, sehingga dalam mengikuti proses pembelajaran warga sangat antusias serta mempunyai motivasi yang tinggi untuk mempelajari secara mendalam mengenai tatarias. Pada saat proses pembelajaran nara sumber memanfaatkan pengalaman-pengalaman warga sebagai sumber belajar untuk terlibat dalam perencanaan, pelaksanan, dan penilaian.

SOSIALISASI BPJS UNTUK PEGAWAI PEMERINTAH NON PEGAWAI NEGERI LINGKUP DP2KBP3A KABUPATEN BANJAR

Pada hari Rabu, 19 Juni 2019 bertempat di Aula Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar, dilaksanakan sosialisasi BPJS untuk Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri yang dihadiri oleh seluruh PTT dan PLKB Non PNS lingkup Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar.

Acara sosialisasi yang difasilitasi oleh Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar tersebut dibuka oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar Dra. Hj. Siti Hamidah, M. Si. Tersebut bertujuan agar seluruh PTT dan PLKB Non PNS lingkup Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar dapat memahami hak dan kewajiban mereka sebagai peserta atau calon peserta BPJS Kesehatan melalui paparan materi yang dibawakan oleh Yupi Sadarma, perwakilan dari BPJS Martapura di mana secara garis besar, terdapat perbedaan antara peserta BPJS mandiri dengan peserta BPJS yang merupakan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri diantaranya dari mekanisme pembayaran iuran yang dikoordinir oleh instansi tempat mereka bekerja dengan sharing pembayaran iuran dai APBD dan ditambah pemotongan gaji mereka setiap bulannya.

Setelah paparan materi, acara dilajutkan dengan sesi tanya jawab yang meruapakn inti dari acara sosialisasi hari ini, dimana banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta sosialisasi berkenaan dengan hak dan kewajiban mereka sebagai peserta BPJS nantinya.

Video :