BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Senin, 02 Desember 2019

Forum Anak Daerah Kab. Banjar usung Tema Aku Tahu Aku Akan dalam Jambore FAD tahun 2019

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) bidang Perlindungan Anak (PA) menggelar Jambore FAD tingkat Kabupaten Banjar yang berlangsung Sabtu, (30/11/2019) di Aula BKD Wisma Sultan Sulaiman, kegiatan ini dibuka langsung oleh Ibu Bupati Banjar sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Hj, Raudhatul Wardiyah dan dihadiri Sekretaris DP2KBP3A, Ketua Forum Anak Kabupaten Banjar, Kepala LPKA Martapura, Kasat Binmas Polres Banjar, serta undangan lainnya .

Ada sebanyak 50 orang anak dari berbagai sekolah serta anak-anak dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak di Kabupaten Banjar yang mengikuti Jambore FAD. Kepala Bidang PA, Dr. Sri Hartati Widyaningsih dalam laporannya mengatakan bahwa Jambore FAD yang diikuti perwakilan forum anak Kab. Banjar bertujuan untuk memberikan ruang partisipasi anak dalam membangun, mengembangkan rasa nasionalisme, persatuan dan kesatuan hingga mempertahankan nilai-nilai luhur budaya dan karakter bangsa .

Selain itu juga untuk meningkatkan kapasitas anak tentang nasionalisme, memfasilitasi perwakilan anak-anak dari seluruh Kecamatan di Kab. banjar untuk membangun jaringan persaudaraan.

"Adanya kegiatan ini juga untuk memberikan informasi pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas anak sesuai bakat, minat dan kemampuannya,” katanya. Pada Jambore FAD diberikan berbagai kegiatan yaitu capacity building dengan 3 narasumber yakni, Dr. H. Eko Subiyanto, BSc dari DP2KBP3A, AKP. Amalia Afifi, SH dari Polres Banjar, dan Abdusyahid dari Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Kal-Sel. Ada kegiatan diskusi, hingga ajang kreativitas lainnya .

Ibu Bupati Hj, Raudhatul Wardiyah mengucapkan selamat kepada anak-anak bisa berkumpul dalam Jambore FAD tingkat Kabupaten Banjar yang merupakan sebagai ajang silaturahmi, berbagi informasi dan menambah pengetahuan.

"Saya selalu mengingatkan pada setiap kegiatan, untuk menjauhi narkoba, baik kepada anak-anak dan orang tua agar tidak terjurumus pada bahaya narkoba yang dapat merusak generasi bangsa ini,” katanya. Selanjutnya Wardiyah, pada Jambore Forum Anak Daerah terasebut juga mengingatkan anak-anak untuk jangan pernah menikah di bawah usia 20 tahun, karena akan sulit menghasilkan generasi yang baik, karena usia tersebut kondisi fisik dan mental rata-rata belum siap membina rumah tangga. Pungkasnya.

Dengan dilaksanakan Jambore FAD yang bertema “Aku Tahu, Aku Lihat, Aku akan ini diharapkan bisa menjadi pelopor untuk menjadikan anak dikabupaten Banjar yang lebih baik dan bisa menjadi “Pelopor dan Pelapor” terkait pemenuhan hak anak di Kabupaten Banjar.



Kaji Tiru DP2KBP3A Kabupaten Banjar ke DPPKB Kabupaten Balangan

Rabu, 27 November 2019 bertempat di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Balangan berlangsung pertemuan yang menjadi salah satu bagian dari kegiatan kaji tiru DP2KBP3A Kabupaten Banjar ke Kabupaten tersebut. Kegiatan kaji tiru yang fokus untuk mempelajari mengenai Koalisi Kependudukan tersebut didasari oleh perlunya terbentuk sebuah Koalisi Kependudukan di Kabupaten Banjar, di mana salah satu Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memiliki Koalisi Kendudukan adalah Kabupaten Balangan.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua Koalisi Kependudukan Kabupaten Balangan Nursidah yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan beserta jajaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Balangan yang memberikan paparan materi mengenai perjalanan Koalisi Kependudukan di Kabupaten tersebut, dari belum ada sampai terbentuk dan berjalan hingga sekarang. Kedua rombongan kemudian mengisi pertemuan dengan berdiskusi dalam suasana santai dan akrab hingga sore hari.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP2KBP3A Kabupaten Banjar H. Sahdiman, S.Sos, M.Si dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan dan lebih penting lagi, semua data dan informasi yang didapatkan mengenai Koalisi Kependudukan yang nantinya akan diadaptasikan untuk dapat dilaksanakan di Kabupaten Banjar untuk mencapai sebuah tujuan, yaitu terbentuknya Koalisi Kependudukan di Kabupaten tercinta ini.




Kamis, 14 November 2019

Tim Evaluasi P2WKSS dan KSI Kunjungi Desa Tambak Anyar Ulu

Rabu, 13 November 2019 bertempat di Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur berlangsung kegiatan Evaluasi P2WKSS (Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera) dan KSI (Kecamatan Sayang Ibu) yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan yang didampingi oleh DP2KBP3A Kabupaten Banjar serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar.

Sebelum kegiatan evaluasi tersebut dilaksanakan, terlebih dahulu Tim Penilai disambut oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar Hj Raudhatul Wardiah di Mahligai Sultan Adam Martapura. Dalam sambutan beliau pada kegiatan seremonial tersebut, Hj. Raudhatul Wardiah berharap dengan adanya evaluasi yang dilakukan oleh TP PKK Kalimantan Selatan tersebut dapat memberi banyak manfaat dan motivasi bagi kader-kader PKK di Kabupaten Banjar, serta memberi manfaat utama untuk lebih memberdayakan kaum perempuan dan mendorong agar mereka mengambil peran penting dalam upaya pembangunan daerah.

Selepas acara penyambutan, rombongan bergerak menuju lokasi evaluasi P2WKSS dan KSI yaitu di Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur dan disambut oleh Camat beserta Tim Penggerak PKK Kecamatan Martapura Timur.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Banjar dalam sambutannya mengatakan bahwa Program P2WKSS merupakan program peningkatan perempuan yang menggunakan pendekatan lintas bidang pembangunan secara terkoordinasi yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guna mencapai tingkat hidup yang berkualitas.

Program terpadu P2WKSS merupakan program prioritas di mana di desa Tambak Anyar Ulu, Program ini telah sandingkan dengan program Kampung KB yang diharapkan dapat menjadi salah satu desa model program pemberdayaan perempuan dengan harapan program ini berkelanjutan serta dapat ditiru oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Banjar.




Senin, 11 November 2019

SosialisasiI Tentang Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab Bidang Perlindungan Anak. Banjar menggelar Sosialisasi tentang Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang dilaksanakan di Aula wisma sultan sulaiman, martapura pada hari selasa 12 November 2019 ini dihadiri oleh Sekretaris DP2KBP3A Kab. Banjar serta semua komponen yang ada di masyarakat seperti Kodim, Babinkamtibmas tiap-tiap kecamatan, penyuluh, kader, PKK, Posyandu, Perkumpulan Remaja, Kaum Bapak, Kaum Ibu, Lembaga Pendidikan, Keagamaan dan LSM.

Kegiatan ini di buka langsung oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kab. Banjar Ibu Dra. Hj. Siti Hamidah, M. Si di dampingi Sekretaris DP2KBP3A Kab. Banjar Dr. H. Eko Subiyanto, BSc dan di pandu oleh Narasumber dari Bappelitbang, Bappeda dan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Provinsi Kalsel.

Kepala DP2KBP3A Kab. Banjar dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakkan dan melaksanakan berbagai program yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak seperti pengembangan kabupaten / kota layak anak (KLA), sekolah ramah anak (SRA), pembentukan forum anak, pengadilan ramah anak, dan lain-lain. dimana semua program tersebut diratifikasi seluruh Kabupaten/Kota Se-Indonesia termasuk Kab. Banjar.

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan penelitian di berbagai wilayah Indonesia yang menghasikan gagasan dan strategi gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Pengertian dari Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sendiri adalah sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak. maka Melalui PATBM, masyarakat diharapkan mampu mengenali, menelaah, dan mengambil inisiatif untuk mencegah dan memecahkan permasalahan kekerasan terhadap anak yang ada di lingkungannya sendiri khususnya di Kab. Banjar.




Kamis, 07 November 2019

Sosialisasi KKBPK Bagi Mitra Kerja Desa Rantau Nangka Kec. Sungai Pinang

Rantau Nangka, Kamis 7 November 2019, Kecamatan Sungai Pinang, Sosialisasi KKBPK bagi Mitra Kerja dilaksanakan. Acara yang di hadiri oleh Mitra Kerja Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar, KUA, Penyuluh KB, Kader, Pambakal dan perangkatnya, serta pengelola Kampung KB di Desa Rantau Nangka.

M. Mahbub Anshari, selaku kepala KUA Kecamatan Sungai Pinang memberikan materi tentang pendewasaan usia nikah, beliau mengatakan menurut hukum islam sesuai dengan pasal 2 ayat 1 undang-undang no. 1 tahun 1974 tentang perkawinan, agar terjamin ketertiban perkawinan bagi masyarakat islam setiap perkawinan harus dicatat, pencatatan perkawinan tersebut pada ayat 1 dilakukan oleh pegawai pencatat nikah (PPN)/Penghulu.



Rabu, 30 Oktober 2019

DP2KBP3A Kab Banjar Gelar Sosialisasi PUP di SMAN 1 Mataraman

Rabu 30 Oktober 2019, Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar mengelar Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan di SMAN 1 Mataraman, yang di hadiri oleh siswa dan siswi beserta Guru BP/BK, didampingi Kepala Sekolah SMAN 1 Mataraman Kabid Pengendalian Penduduk H. Sahdiman, S. Sos, M. Si membuka acara tersebut.

Dalam sambutan Kepala Sekolah SMAN 1 Mataraman, beliau mendukung penuh sosialisasi tersebut, diharapkan sosialisasi tesebut semakin terjadwal dan terus menerus menjadi motivasi siswa-siswi akan pentingnya pendewasaan usia perkawinan di SMAN 1 Mataraman Khususnya dan menilai pentingnya pendewasaan usia perkawinan melalui program Generasi Berencana (GenRe), yang bertujuan memberi pengertian dan kesadaran kepada remaja tentang perkawinan.

Berbagi pengetahuan kepada siswa dan siswi dalam mewujudkan Generasi Berencana, menghindari seks bebas, HIV/Aids dan narkoba serta melakukan pendewasaan usia perkawinan atau tidak menikah dini, DP2KBP3A Kab. Banjar memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan pembangunan sumber daya manusia yang berkaitan dengan prioritas kesehatan. DP2KBP3A membantu remaja/mahasiswa dalam penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.





Senin, 21 Oktober 2019

Sosialisasi Peran Wanita dalam Pembangunan

Peranan wanita dalam pembangunan adalah hak dan kewajiban yang dijalankan oleh wanita pada status atau kedudukan tertentu dalam pembangunan. Baik pembangunan di bidang politik, ekonomi, sosial budaya maupun pembangunan di bidang pertahanan dan keamanan.

Baik di dalam keluarga maupun di dalam masyarakat. Ada banyak hal yang bisa diupayakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia perempuan, agar dapat berperan secara aktif dalam pembangunan.

Maka dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar bidang Pemberdayaan Perempuan, melaksakan Sosialisasi “Peran Perempuan dalam Pembangunan, sekaligus pembinaan P2WKSS yang bertempat di Kecamatan Martapura timur desa Tambak Anyar pada hari rabu, 16 Oktober 2019.

Sosialisasi kali ini diisi dengan paparan dari dua narasumber, yaitu M. Rasyid Mukti S.Ag dari kemenag serta H. M. Syairoji, SKM. Dari DP2KBP3A bidang Pengendalian Penduduk.

Tujuan dari Sosialisasi tentang peran dalam pembangunan adalah memberikan informasi mengenai pemberdayaan perempuan serta mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, serta diharap dapat menurunkan angka kasus tindak kekerasan terhadap perempuan, khususnya dikabupaten Banjar.