BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Rabu, 26 September 2018

Orientasi KB KR Bagi Mitra Kerja di Desa Aranio Kecamatan Aranio

Program KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga) sebagai salah satu bagian dari nawacita Presiden RI, Joko Widodo harus bias dilaksanakan dengan langsung menyentuh masyarakat Indonesia sehingga akan berdampak lebih baik bagi mereka. DP2KBP3A Kabupaten Banjar selaku SKPD pelaksana program KKBPK di Kabupaten Banjar menyadari hal tersebut, sehingga kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kali ini melalui Bidang Pengendalian Penduduk DP2KBP3A Kab. Banjar melaksanakan Orientasi KKBPK bagi mitra kerja yang bertempat di rumah salah satu Kader KB desa Aranio Kecamatan Aranio Selasa 25 September 2018. Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh perwakilan Kecamatan, Sekdes, Bidan Desa, Penyuluh KB, Tim dari DP2KBP3A Kab. Banjar, beserta tokoh masyarakat, adapun kegiatan diisi dengan pamaparan materi tentang Kesehatan Reproduksi serta PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) dan keluarga berencana adalah upaya sistematis, terencana dan berkesinambungan dalam mengatur kelahiran anak, usia ideal saat melahirkan dan mengatur kehamilan. “Sehingga target dari keluarga berencana bagi seluruh masyarakat Indonesia di 5 hingga 10 tahun kedepan menjadi keluarga berkualitas,”..

Penyuluh KB Kecamatan Aranio Tajudin Noor menambahkan bahwa DP2KBP3A Kab. Banjar selalu siap memberikan pelayanan kepada masyrakat di Kab. Banjar, bahkan bisa langsung datang desa tersebut dengan media Mobil Unit Pelayanan, dan tentunya gratis, tambahnya.




Senin, 24 September 2018

Peringatan HARGANAS Tingkat Propinsi Kalsel Tahun 2018

Dalam rangka peringatan Harganas XXV tahun 2018 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Hari jadi kota Banjarmasin ke-492 tahun 2018, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar ikut serta menghadiri acara tersebut baik dari Plt. Kepala Dinas P2KBP3A, Kabid, Kasi, Staf beserta penyuluh KB lapangan.

Acara tersebut dihadiri para undangan dari setiap Kabupaten/Kota se- Kalimantan Selatan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada acara tersebut yakni Sosialisasi Standarisasi Pelayanan KB dengan narasumber dari P2KS pada hari kamis 20 September 2018, dilanjutkan seminar pekan peduli 1000 HPK di balai kota Banjarmasin dengan Kepala Dinas Kesetahan Provinsi Kal-Sel dan Prof Dr. Husaini SKM, M.Kes dari UNLAM pada hari jum’at 21 September 2018, serta berbagai Sosialisasi lainnya, tak hanya itu juga di adakan pameran di siring Banjarmasin, hingga pada puncak acara senin 24 September 2018 yang dihadiri oleh Gubernur Kal-Sel beserta mitra kerja dengan penyerahan Hibah Tanah dan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan tingkat Provinsi Kal-sel tahun 2018, tak hanya itu pada acara tersebut juga diadakan pelayanan KB gratis juga menampilkan beberapa produk UPPKS daerah.










Kamis, 13 September 2018

Sosialisasi Tentang Peran Perempuan dalam Pembangunan di Kecamatan Sambung Makmur

Kualitas perempuan dalam pembangunan sejauh ini masih sangat rendah, hal ini yang menyebabkan peran kaum perempuan tertinggal dalam segala hal, maka untuk mengatasinya diperlukan upaya dan strategi mengintegrasikan gender ke dalam arus pembangunan dengan cara menempatkan perempuan sebagai subjek pembangunan dan menghilangkan faktor kendala yang dihadapi perempuan dalam pembangunan dengan melakukan kegiatan analisis dan evaluasi sejauh mana perempuan terlibat dalam program-program pembangunan, sejauh mana kualitas tenaga kerja perempuan, hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi perempuan dalam kegiatan pembangunan, upaya-upaya apa saja yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan peran perempuan, faktor apa sajakah yang dominan berpengaruh terhadap hubungan gender dan serta bagaimana pemecahan masalah yang dihadapi perempuan, maka dengan kerangka ini tentunya akan dapat dihasilkan suatu identifikasi sejauh mana peranan perempuan dalam pembangunan dewasa ini.

Salah satu usaha yang dilakukan pemerintah dengan menggencarkan sosialisasi-sosialisasi kepada masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang jauh dari perkotaan, dimana para perempuan didaerah masih banyak yang hanya berkecimpung sebagai ibu rumah tangga, seperti kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Banjar, bidang Pemberdayaan Perempuan pada hari Kamis 13 September 2018, yang bertempat di aula Kecamatan, desa Madurejo Kecamatan Sambung Makmur, acara sosialisasi ini dihadiri oleh Camat Sambung Makmur, para pembakal desa setempat, ibu-ibu PKK serta ibu-ibu rumah tangga.

Sebelum Sosialisasi tentang Peran Perempuan dalam Pembangunan dibuka oleh Camat Sambung Makmur Sukasto, SP. Ir, Rusydah selaku Kabid Pemberdayaan Perempuan DP2KBP3A menyampaikan Jutaan kesempatan terbuka lebar bagi setiap warga untuk memperoleh kesempatan yang sama dalam segala bidang, dengan tidak hanya berorientasi gender belaka. Bahkan di zaman dulu tidak sedikit perempuan yang dipilih sebagai pemimpin perang, akan tetapi, yang menjadi permasalahan sekarang adalah bagaimana caranya bagi kita untuk membangkitkan kembali kesadaran bagi setiap pemudi, akan peran mereka sebagai kader pembangun bangsa.

Pentingnya peranan seorang perempuan, namun yang terlebih pentingnya lagi yaitu suatu proses perubahan pandangan yang bersifat objektif dan menyeluruh. Pandangan yang tidak membedakan antara laki-laki dan perempuan serta satu penilaian bahwa semua manusia memiliki hak dan kesempatan yang sama, tambah beliau.

Acara dilanjutkan pembukaan Sosialisasi oleh Camat Sambung Makmur, Sukasto SP, dalam sambutannya beliau mengharapkan kepada para pembakal yang hadir dalam acara tersebut agar bisa melibatkan para perempuan dalam setiap kegiatan, tetapi untuk Sambung Makmur sendiri para wanita sudah terbiasa ikut andil dalam usaha membantu suami mencari nafkah, jadi dalam hal ini tinggal meningkatkan peran mereka yang lebih kearah pembangunan, tegas beliau.

Acara tersebut juga menghadirkan narasumber dari MUI, Hayazabidi M. Ag yang memaparkan tentang peran orang tua dalam keluarga ditinjau dari pandangan islam, dengan adanya sosialisasi tentang peran serta perempuan dalam pembangunan ini diharapakn dapat menghapuskan segala bentuk diskriminasi yang membatasi ruang gerak perempuan dan digantikan dengan pandangan yang memperluas ruang gerak kaum perempuan. Lebih dari itu, perlu pula dikembangkan suatu pandangan yang menempatkan kaum perempuan tetap sebagai kaum perempuan, tapi mampu bersaing dan berjuang bersama dalam pembangunan tanpa adanya perbedaan gender, (DP2KBP3A-Kab.Banjar).




Kamis, 06 September 2018

Integritas dan Sinergitas Lintas Sektor Penentu Keberhasilan Kampung KB di Kabupaten Banjar

Dalam rangka meningkatkan integrasi dan sinergitas program pembangunan lintas sektor di Kampung Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Banjar agar berjalan intensif, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Banjar melaksanakan Sosialisasi Kampung KB pada hari rabu 5 september 2018 yang bertempat di Hotel Aston Grand Banua Kertak Hanyar.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah, Camat se-Kabupaten Banjar, SKPD Se-Kabupaten Banjar, BKKBN Prov. Kal-Sel, Polres, Kodim 1006 Martapura dan Instansi Terkait Lainnya.

Dalam sambutan beserta laporannya, Plt Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar, Ir. Rusmini, MM menjelaskan bahwa kampung KB adalah amanat langsung dari Presiden RI sebagai bentuk optimalisasi program KB yang banyak terkendala. Maka dalam proses perwujudannya diperlukan dukungan, komitmen, koordinasi, integrasi, dan sinergitas dari semua pihak terkait dalam penerapan kebijakan dan strategi Program KKBPK di seluruh Kabupaten Banjar, terutama di wilayah-wilayah yang tingkat capaian Program KKBPK-nya belum optimal, imbuh beliau.

Di lanjutkan sambutan Bupati Banjar yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar Ir. H. Nasrunsyah, MP sekaligus membuka acara tersebut, beliau menambahkan melihat dari kasus pernikahan anak usia dini yang memiliki dampak berantai, salah satunya mengakibatkan keturunan yang dihasilkannya mengalami stunting (kerdil), bukan sekadar kerdil tubuhnya, tapi juga kecerdasannya. Generasi dengan kecerdasan yang kerdil tentu akan membuat hidupnya tidak berkualitas, karena ini beliau juga menghimbau targetkan kampung KB di desa yang banyak terdapat anak-anak yang stunting, karena ini merupakan tanggung jawab kita bersama, tambahnya.

Kemudian disambung dengan materi yang disampaikan oleh Ir. Hj. Mila Rahmawati, MS dari BKKBN Provinsi Kal-Sel tentang integrasi dan sinergitas Kampung KB program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Serta sesi diskusi dan tanya jawab yang dibawakan oleh staff Ahli Bupati Banjar Bidang Pemasyarakatan dan SDM, Drs. H. Masruri, mengingat pembangunan kampung KB bersifat lintas sektoral dan lembaga, maka dalam hal ini beliau berharap koordinasi dan sinergitas lintas sektoral dapat berjalan lancar dan optimal, sehingga program Kampung KB dapat berjalan sesuai harapan, (DP2KBP3A-Kab.Banjar).