BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Minggu, 28 Oktober 2018

Pencanangan Kampung KB di Desa Angkipih Kecamatan Paramasan

Pencanangan Kampung KB diKabupaten Banjar terus berlanjut, melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar. Desa Angkipih didapuk menjadi desa terpilih untuk dicanangkan pada hari Kamis 25/10/2018 untuk wilayah Kecamatan Paramasan Kabupaten Banjar. Kegiatan ini didukung penuh warga masyarakat desa tersebut, terlihat dari banyaknya warga masyarakat yang hadir dalam acara tersebut. Pencanangan Kampung KB yang dinamai Bangkat Raya tersebut dihadiri Bupati banjar yang saat itu diwakili Staf Ahli Bupati Banjar Bidang Pemasyarakatan dan SDM Drs. H. Masruri, MM, PLT Dinas P2KBP3A, Ir. Rusmini MM, Camat Paramasan, Pembakal Desa Angkipih, Penyuluh KB beserta para Kader KB dan PKK Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan masyarakat sekitar .

Camat Paramasan dalam sambutannya memberikan Ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan pencanangan kampung KB di desa Angkipih Kecamatan Paramasan yang disokong oleh semua komponen baik dari pemerintah maupun desa, sampai kepada masyarakat desa sehingga berjalan cukup baik dan kami menyampaikan selamat kepada warga Desa Angkipih yang sudah menjadi Kampung KB. Untuk itu kami juga berharap kepada para kepala desa di wilayah Kecamatan Paramasan, guna mencari inovasi dan kreatifitas diwilayah desa masing-masing yang menjadi skala prioritas atau potensi andalan yang bisa mempunyai nilai ekonomi guna kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyatakat .

Drs. H. Masruri, MM membacakan sambutan dari Bupati Banjar menyampaikan bahwa Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas program kependudukan, keluaraga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) secara utuh dilapangan. Salah satu bentuk pelaksanaan total program KKBPK adalah melibatkan seluruh bidang dilingkungan SKPD Kabupaten/Kota, BKKBN dan sinegritas dengan lembaga lainnya. Dengan adanya kampung KB, maka adanya peningkatan pemakai KB harus diatas rata rata dan tidak masuk zona merah, serta pertumbuhan penduduknya melahirkan generasi yang bergizi, sehat dan sejahtera. Sebagai acara tambahan dalam pencanangan kampung KB di Desa Angkipih yakni pembacaan ikrar para kader dan generasi muda, penandatanganan prasasti sampai pembukaan tirai Kampung KB Bangkat Raya sebagai tanda diresmikannya desa Angkipih sebagai Kampung KB diwilayah Kecamatan Paramasan. Tak hanya itu dalam acara tersebut juga diisi dengan penyuluhan dari Penyuluh KB kepada warga masyarakat seputar Program Keluarga Berencana, serta meyediakan pelayanan alat kontrasepsi, Pemeriksaan IVA Gratis yang diselingi acara hiburan dari desa Angkipih Kecamatan Paramasan.



Pencanangan Kampung KB sekaligus Peresmian Rumah Data-ku Desa Tambak Anyar Ulu Kec. Martapura Timur

24/10/2018 Pencanangan Kampung KB sekaligus Peresmian Rumah Data di Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur diresmikan oleh Bupati Banjar KH. Khalilurrahman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Banjar, di damping oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, Wakil DPRD Kab. Banjar, Perwakilan BKKBN Prop. Kalsel, Camat, Pambakal serta seluruh instansi terkait se-Kabupaten Banjar.

Peresmian Rumah Dataku menekankan akan pentingnya data dan informasi yang akurat, tepat, dan aktual dalam pembangunan daerah dan masyarakat. Bukan hanya dalam bidang Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), namun dalam semua aspek.

Dengan ditetapkannya kampung KB dan rumah data desa Tambak Anyar Ulu ini diharapkan kedepannya akan menjadi ikon program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Kehadiran Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas dan membuat sebuah tempat dimana data kependudukan di suatu desa dapat diperoleh secara tepat, akurat, aktual dan dapat dipertanggungjawabkan. Juga dapat diakses oleh semua orang yang membutuhkan.(DP2KBP3A-Kab.Banjar/Rahman).



Pencanangan Kampung KB di Desa Lobang Baru Kecamatan Pengaron

23/10/2018 Pencanangan Kampung KB di Desa Lobang Baru Kecamatan Pengaron diresmikan oleh Bupati Banjar KH. Khalilurrahman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Banjar, Wakil Ketua DPRD, Staf Ahli Bupati Banjar beserta Kepala SKPD lingkup Kab. Banjar, Camat beserta Forkopim Kecamatan Pengaron, Pembakal dan Aparat Desa Se-Kecamatan Pengaron, Para PLKB, Penyuluh KB, PPKBD dan Sub PPKBD, serta para kader KB Se-Kecamatan Pengaron, Tokoh Agama dan Masyarakat desa Lobang Baru.

Dengan ditetapkannya kampung KB desa Lobang Baru ini diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah kepada seluruh masyarakat, khususnya warga desa yang ditetapkan sebagai kampung KB. Sehingga masyarakat semakin terpacu ikut berperan aktif mendukung tercapai seluruh tujuan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah Kab. Banjar.(DP2KBP3A-Kab.Banjar/Rahman).



Sosialisasi Pendewasaan Usia Perwakinan Tk. Kec. Martapura Timur

Selasa 23 Oktober 2018 bertempat di PAUD KB SYAFA’ATUL MU’MININ Desa Tambak Anyar Ulu Kec. Martapura Timur, dilaksanakan Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan, yang dihadiri oleh Camat Martapura Timur Syafullah Effendi, Guru PAUD, ibu-ibu kader, Penyuluh KB dan ibu-ibu masyarakat desa Tambak Anyar Ulu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, sehingga mencapai usia minimal pada saat perkawinan yaitu 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria. Selain itu untuk memberikan pengertian dan kesadaran kepada remaja agar didalam merencanakan keluarga, mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosional, pendidikan, sosial, ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran.

Rabu, 17 Oktober 2018

Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar Gelar Pelatihan Keterampilan Industri Rumahan bagi Perempuan

Kamis 18/10/2018 Dinas P2KBP3A Kab. Banjar gelar Pelatihan Keterampilan Industri Rumahan bagi Perempuan “Kelompok UPPKS Kampung KB” Kabupaten Banjar, kerjasama dengan Yayasan Rumah Kreatif dan Pintar dengan DPPPA Provinsi Kalimantan Selatan, kali ini dilaksanakan bertempat di aula kantor Dinas P2KBP3A Kab. Banjar, pelatihan kali ini pembuatan kerajinan tangan berupa dompet dan sejenisnya, dengan narasumber dari yayasan rumah kreatif dan Pintar.

Kabid Pemberdayaan Perempuan Ir. Rusydah, mengatakan, pelatihan keterampilan tersebut pada dasarnya untuk membantu masyarakat agar hidup lebih sejahtera. Dengan ketrampilan yang memadai, kaum perempuan akan mampu membantu meningkatkan ekonomi keluarga.

“Ini semua agar ibu-ibu bisa membantu suami dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan nanti ibu-ibu mampu membuat home industri (industri rumah tangga) di rumah masing-masing dan mampu membantu orang-orang di sekitar dengan ketrampilan yang dimiliki,” ungkapnya.

Beliau menambahkan, semua program pemberdayaan perempuan dilakukan secara berkelanjutan. Bahkan Dinas P2KBP3A Kab. Banjar melalui bidang Pemberdayaan Perempuan selalu berusaha memfasilitasi pelatihan keterampilan seperti ini bahkan untuk para ibu rumah tangga yang bertempat di pelosok, agar pengetahuan, ilmu dan keterampilan mereka tidak tertinggal dari mereka yang ada diperkotaan, Sambungnya. (DP2KBP3A-Kab.Banjar/Agus S).



Rapat Pendataan Data Terpilah Gender dan Anak

Martapura - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar bidang Pemberdayaan Perempuan melaksanakan Rapat Pendataan Data terpilah Gender dan Anak Kab. Banjar tahun 2018, Rabu (17/10/2018) di Aula Kantor Dinas P2KBP3A Kab. Banjar.

Pendataan Data terpilah Gender dan Anak Kab. Banjar ini sendiri melibatkan Dinas Pendidikan, Sosial, UPPA Polres Banjar, BKDPSDM, DPMD, BPS, Dinkes, Dukcapil, Dinsos serta DP2KBP3A Kab. Banjar.

Dalam menyampaikan sambutan dan sekaligus membuka acara Kepala Dinas P2KBP3A Kab. Banjar yang diwakili Kabid Pemberdayaan Perempuan Ir. Rusydah mengatakan bahwa pentingnya data terpilah dalam merencanakan program dan kegiatan pada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar untuk memastikan bahwa program dan kegiatan masing-masing SKPD responsip gender. Data gender dan anak tersebut sangat penting sebagai bahan informasi mengenai dampak suatu kebijakan yang telah kita lakukan, sehingga di kemudian hari dapat dijadikan bahan evaluasi untuk perencanaan pembangunan di daerah ini lanjut beliau.

Adapun isi dari kegiatan ini adalah untuk mendiskusikan data terpilah Gender sebagai data penunjang Evaluasi PUG yang bertujuan untuk memperoleh informasi pembuka wawasan yang dapat menggambarkan kondisi, kebutuhan, persoalan yang dihadapi perempuan dan laki-laki terkait dengan akses, partisipasi, kontrol dan manfaat dalam pembangunan, sehingga memudahkan dalam proses perencanaan dan penganggaran program dan kegiatan pembangunan yang Responsif Gender dan data yang dipilah menurut jenis kelamin dapat digunakan sebagai EYE OPENER untuk mengetahui ada tidaknya kesenjangan gender. (DP2KBP3A-Kab.Banjar/Agus S).



Pemutaran Film dan Pencanangan Kampung KB di Desa Bunglai Kecamatan Aranio

Pencanangan Kampung KB ke-4 di desa Bunglai Kecamatan Aranio (16/10/2018) tak kalah meriah dari pencanangan di desa-desa lainnya, terbukti dari banyaknya masyarakat yang hadir pada acara tersebut.

Acara pencanangan yang diresmikan oleh Bupati Banjar KH. Khalilurrahman ini sendiri dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kal-Sel, Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Banjar, Wakil Ketua DPRD, Staf Ahli Bupati Banjar beserta Kepala SKPD lingkup Kab. Banjar, Camat beserta Forkopim Kecamatan Aranio, Pembakal dan Aparat Desa Se-Kecamatan Aranio, Para PLKB, Penyuluh KB, PPKBD dan Sub PPKBD, serta para kader KB Se-Kecamatan Aranio, Tokoh Agama dan Masyarakat desa Bunglai Aranio.

Camat Aranio dalam laporannya menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah berpartisipasi dalam acara tersebut, serta para undangan yang berhadir, beliau berharap dengan adanya kampung KB ini seluruh lembaga, mitra kerja, stake holders instansi terkait dapat saling bersinergi sesuai program masing-masing dengan menjadikan kampung KB sebagai titik pusatnya, guna meningkatkan kualitas SDM dan pembangunan daerah.

Sementara itu Bupati Banjar dalam sambutannya juga mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada BKKBN Perwakilan Kal-Sel dan Dinas P2KBP3A Kab. Banjar, serta seluruh SKPD terkait yang sudah membantu mewujudkan Maasyarakat Kab. Banjar yang sejahtera dan Barokah sesuai visi dari pemerintah Kab. Banjar.

Dengan ditetapkannya kampung KB desa bunglai ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang benar terhadap berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah kepada seluruh masyarakat, khususnya warga desa yang ditetapkan sebagai kampung KB. Sehingga masyarakat semakin terpacu ikut berperan aktif mendukung tercapai seluruh tujuan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah Kab. Banjar, tambah beliau.

Terakhir Bupati Banjar juga menyampaikan bahwa ber KB itu adalah mengatur jarak kelahiran bukan untuk menghentikan kelahiran, jadi diperbolehkan menurut islam, kata beliau.

Acara dilanjutkan dengan penanda tanganan prasasti Kampung KB desa Bunglai oleh Bupati Banjar dan di akhiri dengan tanya jawab berhadiah sebagai hiburan bagi warga masyarakat dari Bupati dan para Kepala SKPD. Adapun dalam kegiatan pencanangan kampung KB tersebut juga dilaksanakan pelayanan imunisasi MR, cek Kesehatan serta pelayanan KB oleh tim dari Dinkes, puskesmas dan DP2KBP3A kab. Banjar. Tak hanya itu tim DP2KBP3A Kab. Banjar, juga memberikan media hiburan, yaitu pemutaran film disertai iklan-iklan pendek seputar progam KB pada senin malam (15/10/2018) sebelum pencanangan.

Warga masyarakat menganggap acara seperti ini sebagai hiburan tersendiri dikarenakan letak desa bunglai yang cukup jauh dari pusat kota, dan mereka berharap dengan dijadikannya desa mereka sebagai kampung KB, meskipun berada diwilayah terpencil, mereka juga bisa mendapatkan fasilitas seperti pendidikan, kesehatan, dan dapat berperan dalam pembangunan daerah nantinya. (DP2KBP3A-Kab.Banjar/Agus S).







Jumat, 12 Oktober 2018

Pencanangan Kampung KB di Desa Rampah Kecamatan Telaga Bauntung

Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menekan kepadatan penduduk khususnya di daerah daerah terpencil di lingkup Kabupaten Banjar, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Penduduk dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar kembali mencanangkan Kampung KB pada hari Kamis 11 Oktober 2018, kali ini bertempat di desa Rampah Kecamatan Telaga Bauntung Kab. Banjar. Pencanangan ini sendiri dihadiri oleh Camat Telaga Bauntung H. Gt. Mawardi, perwakilan dari BBKBN Provinsi Kal-Sel, Plt. Dinas P2KBP3A Kab. Banjar, Kepala Dinas dari berbagai SKPD Se-Kab. Banjar, Koramil, Polsek, Penyuluh KB Kecamatan Telaga Bauntung beserta kader, Kades Rampah, TP PKK, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

Camat Telaga Bauntung H. Gt. Mawardi dalam sambutannya mengucapkan, selamat datang dan mengungkapkan rasa terimakasih karena Desa Rampah menjadi salah satu sasaran Kampung KB di Kabupaten Banjar. Diketahui Kampung KB menjadi salah satu program yang sangat strategis dan dibentuk dengan tujuan mensejahterakan masyarakat desa. Untuk saat ini desa Rampah masih banyak yang perlu dibenahi, maka dari itu beliau berharap dengan dijadikannya desa tersebut sebagai Kampung KB pembangunan serta kesejahteraan masyarakat akan menjadi lebih meningkat kedepannya, baik dari kesehatan, pendidikan, dan lainnya, maka sangat diperlukan kerja sama dari berbagai pihak terkait sambung beliau.

Sementara itu Plt. Dinas P2KBP3A Kab. Banjar, Ir. Rusmini, MM yang membacakan sambutan dari Bupati Banjar, menyampaikan bahwa Kampung KB ini sendiri dibentuk berdasarkan arahan dari Presiden RI melalui surat edaran Mendagri nomor 440/70/SJ tanggal 11 Januari 2016 perihal pencanangan dan Pembentukan Kampung KB diseluruh Indonesia.

Kampung KB ini dibentuk bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung atau yang setara serta memiliki kriteria tertentu. Dimana terdapat keterpaduan program kependudukan keluarga berencana dan pemberdayaan keluarga (KKBPK) dengan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistematik dan sistematis.

Beliau menambahkan bahwa pelaksanaan program KB lebih fokus pada masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan. Dengan pencanangan kampung KB, maka program KB diharapkan dapat bergema kembali dan menjangkau masyarakat terutama yang berada di desa atau dusun-dusun diseluruh Indonesia. (DP2KBP3A-Kab.Banjar/Agus S).






Pemutaran Film dan Pencanangan Kampung KB di Desa Munggu Raya Kecamatan Astambul

Semaraknya Pencanangan Kampung KB di desa Munggu Raya Kecamatan Astambul terlihat dari semangat para kader dalam menampilkan yel-yel Kampung KB pada hari Rabu 10 oktober 2018.

Pencanangan yang dibuka langsung oleh Bupati Banjar KH. Khalilurrahman ini dihadiri oleh Wakil ketua DPR Kab. Banjar H.M. Iqbal Khalilurrahman, ketua TP PKK Kab. Banjar, Sekretaris Daerah, Asisten 1, Seluruh Kepala Dinas Se-kab-Banjar, Camat Se-Kab. Banjar, Muspika, tokoh agama, tokoh masyrakat, Penyuluh KB Kecamatan Astambul beserta para kader, dan masyarakat desa Munggu raya.

Dalam sambutannya beliau mengatakan, bahwa kampung KB ini adalah wadah yang harus dikeroyoki bersama, yang artinya kampung KB ini dibentuk bukan hanya untuk mensukseskan program KB di desa tersebut, melainkan tanggung jawab semua pihak dengan satu tujuan yaitu kesejahteraan seluruh masyarakat dari berbagai aspek baik kesehatan, pendidikan, agama, sampai ke pembangunan, maka dengan ini dibutuhkan kerja sama lintas sektor yng bersinergi lanjut beliau.

Camat Astambul Jurji Zaidan dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan berharap bahwa dengan terbentuknya kampong KB ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan SDM yang berkualitas kedepannya.

Selain pelayanan KB dari tim DP2KBP3A Kab. Banjar, juga di laksanakan pelayanan Imunisasi MR kerja sama dinas kesehatan dan puskesmas astambul.

Sebelum pencanangan tim dari Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar juga mengadakan pemutaran film di desa tersebut pada selasa malam tanggal 9 oktober 2018. Kegiatan pemutaran film ini sendiri juga sebagai sarana hiburan dan informasi bagi masyarakat sekitar yang berisi iklan pendek yang memberikan informasi dan edukasi seputar program KB, baik itu tentang bahaya NAPZA sampai resiko Pernikahan Usia Muda. Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan program KB dengan media hiburan, karena sosialisasi dengan media ini masih diminati masyrakat khususnya bagi mereka yang tinggal di daerah pelosok. (DP2KBP3A-Kab.Banjar/Agus S).








Minggu, 07 Oktober 2018

Pencanangan Kampung KB di Desa Alalak Padang Kec. Cintapuri Darussalam bersama Sekda Banjar

Pencanangan Kampung Keluarga Berencana di wilayah Kabupaten Banjar terus berlanjut. Kali ini Pencanangan Kampung KB tingkat Kecamatan dilaksanakan di desa Alalak padang Kecamatan Cintapuri Darussalam oleh Sekretaris Daerah Kab. Banjar Ir. H. Nasrunsyah MP pada hari Kamis, 4 Oktober 2018.

Hadir dalam acara tersebut, PLT Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar, Kepala Dinas Perwakilan BKKBN provinsi Kal-Sel, Camat Cintapuri, Kepala Dinas tiap-tiap SKPD se-Kab. Banjar, Penyuluh KB Kecamatan Cintapuri Darussalam, Babinmas Kecamatan Cintapuri darusalam, Pembakal, tokoh masyarakat, aparat desa, tim dari DP2KBP3A serta masyarakat desa Alalak Padang.

Acara ini juga di padukan dengan Germas, pelayanan imunisasi MR, serta pelayanan KB oleh Dinas Kesehatan dan DP2KBP3A kab. Banjar.

Sebelum diresmikan para Kepala Dinas memulai dengan berbagai pertanyaan kepada masyarakat seputar program masing-masing SKPD, seperti Dinas Kesehatan yang memberikan hadiah kepada anak-anak yang berani diberi imunisasi MR.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti Kampung KB oleh Sekda. Sebelum itu Sekretaris daerah menyampaikan bahwa Pencanangan Kampung KB diharapkan menjadi motivasi semua elemen untuk bersama-sama menjadikan Desa Alalak Padang sebagai Kampung KB dengan keluarga yang lebih sejahtera dikemudian hari melalui program KB dan Program lain yang terkait dengan peningkatan keluarga sejahtera serta menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas program kependudukan dan pembangunan dilapangan.

"Kampung KB merupakan salah satu bentuk / model miniature pelaksanaan total program Kependudkan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) secara utuh yang melibatkan seluruh bidang dan mitra kerja instansi terkait sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah, serta dilaksanakan di lingkungan terendah," terangnya.

Kampung KB, dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Dalam hal ini dilaksanakan guna memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat, untuk memperoleh pelayanan total program KB.

“Itu dilakukan sebagai upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas, agar mampu mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan kehidupan keluarga yang berkualitas, tenteram dan sejahtera. Sehingga Program ini menjadi urgen dilakukan, mengingat jumlah penduduk semakin bertambah dari waktu ke waktu," lanjut Beliau. (DP2KBP3A-Kab.Banjar).







Senin, 01 Oktober 2018

Pelatihan Tenaga Penyuluh Perkawinan Usia Anak

Dari semua perkawinan di Kalsel, 20 persennya merupakan usia anak-anak, di bawah umur 18 tahun, dampak dari pernikahan dini di usia anak akan menyebabkan berbagai dampak, diantaranya yaitu stunting, anak kurang gizi, alat reproduksinya belum matang sehingga menyebabkan angka kematian ibu melahirkan tinggi, anak yang lahir nutrisinya kurang, dan lainnya. Ini nantinya akan menyebabkan terhadap kualitas anak dan masa depan anak. Walaupun persyaratan mengenai pernikahan diusia anak ini sudah diperketat di kabupaten dan kota, tetapi para orangtua belum memahami hak-hak anak, dan belum memahami dampak dari perkawinan diusia anak.

Senada dengan itu DPPPA Provinsi Kalimantan Selatan memberikan Road Show pelatihan para penyuluh tentang perkawinan usia anak Kamis (27/9/2018) bersama Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar dan Kementrian Agama Kabupaten Banjar yang bertempat di Aula Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar.

Plt. Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar, Ir. Rusmini, MM, mengatakan, pihaknya berupaya mensosialisasikan langsung kepada masyarakat dan juga berkerja sama dengan semua sektor instansi terkait serta para orang tua yang tidak tau bahwa anak-anak memiliki haknya sesuai undang undang untuk wajib belajar 12 tahun, karena beberapa dampak negatif yang pernikahan di bawah umur seperti, kesiapan mental anak yang belum siap, dampak buruk bagi kesehatan, kualitas anak tidak terjamin, tambahnya.




Jambore (Orientasi) Giset Bagi PPKBD

Berdasarkan surat dari Kepala BKKBN Pusat No ; 103/BL.201/G3/2018 tanggal 19 Januari 2018 perihal Gerakan Institusi Bangkit (Gesit) guna meningkatkan keberhasilan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Kabupaten Banjar memerlukan dukungan dan peran serta aktif masyarakat. Maka pada hari kamis tanggal 27 September 2018, bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kab. Banjar Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) kab. Banjar melaksanakan ‘’Jambore (Orientasi) GESIT Program KKBPK bagi PPKBD/SubPPKBD Tk. Kabupaten.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Ibu Wakil Bupati sekaligus Wakil Ketua Tim Penggerak PKK dan di hadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Kal-Sel yang di wakili oleh Plt. Kabid Advin Ir. Hj. Mila Rahmawati, MS , Plt. DP2KBP3A Kab. Banjar, pejabat lingkup SKPD DP2KBP3A, Ketua IpeKB serta para peserta PPKBD/SubPPKBD sebanyak 290 orang dari berbagai desa/kelurahan se-Kab. Banjar.

Plt. DP2KBP3A Kab. Banjar, Ir. Rusmini, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa keberhasilan program KKBPK dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu aspek pengendalian kuantitas penduduk, aspek peningkatan kualitas penduduk dan aspek peningkatan ketahanan dan kesejahteraan keluarga di suatu daerah, maka orientasi bagi PPKBD/SubPPKBD ini merupakan suatu langkah untuk menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan disetiap desa, tambahnya.

Adapun isi dari kegiatan tersebut yaitu penyampaian materi tentang peran penyuluh KKBPK dalam pembinaan IMP dan Pengembangan IMP, serta Gerakan Institusi Bangkit (GESIT) dengan narasumber dari DP2KBP3A Kab. Banjar.

Dengan adanya kegiatan Jambore (Orientasi) GESIT ini dapat meningkatkan kepedulian dan peran serta Institusi Masyarakat untuk menjadi pengelola dalam pelaksanaan program kependudukan, keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).