Jumat, 12 Oktober 2018

Pencanangan Kampung KB di Desa Rampah Kecamatan Telaga Bauntung

Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menekan kepadatan penduduk khususnya di daerah daerah terpencil di lingkup Kabupaten Banjar, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Penduduk dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar kembali mencanangkan Kampung KB pada hari Kamis 11 Oktober 2018, kali ini bertempat di desa Rampah Kecamatan Telaga Bauntung Kab. Banjar. Pencanangan ini sendiri dihadiri oleh Camat Telaga Bauntung H. Gt. Mawardi, perwakilan dari BBKBN Provinsi Kal-Sel, Plt. Dinas P2KBP3A Kab. Banjar, Kepala Dinas dari berbagai SKPD Se-Kab. Banjar, Koramil, Polsek, Penyuluh KB Kecamatan Telaga Bauntung beserta kader, Kades Rampah, TP PKK, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

Camat Telaga Bauntung H. Gt. Mawardi dalam sambutannya mengucapkan, selamat datang dan mengungkapkan rasa terimakasih karena Desa Rampah menjadi salah satu sasaran Kampung KB di Kabupaten Banjar. Diketahui Kampung KB menjadi salah satu program yang sangat strategis dan dibentuk dengan tujuan mensejahterakan masyarakat desa. Untuk saat ini desa Rampah masih banyak yang perlu dibenahi, maka dari itu beliau berharap dengan dijadikannya desa tersebut sebagai Kampung KB pembangunan serta kesejahteraan masyarakat akan menjadi lebih meningkat kedepannya, baik dari kesehatan, pendidikan, dan lainnya, maka sangat diperlukan kerja sama dari berbagai pihak terkait sambung beliau.

Sementara itu Plt. Dinas P2KBP3A Kab. Banjar, Ir. Rusmini, MM yang membacakan sambutan dari Bupati Banjar, menyampaikan bahwa Kampung KB ini sendiri dibentuk berdasarkan arahan dari Presiden RI melalui surat edaran Mendagri nomor 440/70/SJ tanggal 11 Januari 2016 perihal pencanangan dan Pembentukan Kampung KB diseluruh Indonesia.

Kampung KB ini dibentuk bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditingkat kampung atau yang setara serta memiliki kriteria tertentu. Dimana terdapat keterpaduan program kependudukan keluarga berencana dan pemberdayaan keluarga (KKBPK) dengan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistematik dan sistematis.

Beliau menambahkan bahwa pelaksanaan program KB lebih fokus pada masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan. Dengan pencanangan kampung KB, maka program KB diharapkan dapat bergema kembali dan menjangkau masyarakat terutama yang berada di desa atau dusun-dusun diseluruh Indonesia. (DP2KBP3A-Kab.Banjar/Agus S).






0 komentar:

Posting Komentar