BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Rabu, 14 November 2018

Evaluasi P2WKSS dan KSI Tingkat Propinsi Kalimantan Selatan di desa Surian Hanyar

Rabu (14/11/2018) bertempat di desa Surian Hanyar Kecamatan Cintapuri Darussalam, dilaksanakan Evaluasi Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) dan Kecamatan Sayang Ibu (KSI). Turut hadir Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar Hj. Raudatul Wardiah, beserta rombongan TP PKK Kabupaten Banjar dan TP PKK Propinsi Kalimantan Selatan beserta rombongan di damping Ketua TP PKK Kecamatan Cintapuri Darussalam, Camat beserta forkopim Kecamatan Cintapuri Darussalam.

Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “evaluasi P2WKSS dan KSI ini sebagai wahana mengevaluasi pelaksanaan pemberdayaan masyarakat utamanya peran perempuan dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan keluarga serta sebagai sarana untuk mewujudkan keluarga yang sehat dan sejahtera, besar harapan semoga dengan adanya program ini akan menaikkan indeks pembagunan ekonomi, kesehatan ibu dan anak, serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan di Kabupaten Banjar.”


Pencanangan Kampung KB di Desa Penjambuan

Pencanangan Kampung KB Mawar di Desa Penjambuan Kecamatan Sungai Tabuk Rabu (14/11/2018) dilaksanakan, turut hadir Camat Sungai Tabuk, Perwakilan BKKBN Prop. Kalsel beserta pambakalan dan aparat desa, Kepala Disdukcapail, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Plt. Kepala DP2KBP3A Kab. Banjar yang kali ini diwakilkan oleh Kabid Perlindungan Anak Dra. Hj. Siti Hamidah, M. Si beserta instansi terkait. Pencanangan ini di resmikan oleh Bupati Banjar yang di wakilkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Bapak IKHWANSYAH, M.Kes. 

Dalam sambutannya beliau menyampaikan “Kampung KB sebagai model miniatur pelaksanaan program KKBPK diharapkan bisa bersinergi dengan berbagai instansi terkait, terutama dibidang kesehatan.” 


Pencanangan Kampung KB di Desa Tatah Layap Baru

Selasa (13/11/2018) bertempat di desa Tatah Layap Baru Kecamatan Tatah Makmur, pencanangan Kampung KB yang di beri nama Kampung KB Idaman di resmikan oleh Bupati Banjar di damping ketua tim penggerak PKK Kabupaten Banjar, camat, dan pambakal desa Tatah Layap Baru .

Dalam sambutannya beliau menyampaikan “Keberhasilan program KB dibutuhkan sinergitas dengan pembangunan bidang pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya akan memberi harapan bagi masyarakat akan kehidupan yang lebih sejahtera”. Acara di tutup dengan pembukaan tirai sekretariat Kampung KB Idaman.


Senin, 05 November 2018

Pendewasaan Usia Perkawinan di Desa Alalak Padang Kecamatan Cintapuri Darussalam

Senin 5 November 2018 bertempat SMP Negeri 4 Cintapuri Darussalam Desa Alalak Padang, Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan dilaksanakan, bersama para guru-guru, siswa dan siswi SMP 9 Cintapuri Darussalam, kegiatan ini bertujuan memberikan motivasi kepada murid-murid dengan menunda usia perkawinan, diharapkan para remaja lebih siap dalam memasuki rumah tangga dan membina keluarga yang lebih harmonis meningkatkan usia pada perkawinan pertama, sehingga mencapai usia minimal pada saat perkawianan yaitu 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria.

Program ini bertujuan untuk Meningkatkan usia perkawinan agar remaja dapat menjalani kehidupan yang berkualitas di masa depannya. Dalam merencanakan keluarga, remaja juga harus memperhatikan berbagai aspek, yaitu aspek fisik, mental, emosional, pendidikan, sosial, ekonomi, serta jumlah dan jarak kelahiran. Tujuan lainnya adalah Mencegah pernikahan dini. Contoh kasus kegagalan akibat pernikahan dini : 
• putus sekolah, 
• penceraian di usia dini, 
• bayi atau anak kecil yang lahir dari pasangan yang menikah dini sudah harus kehilangan hubungan dengan orangtua karena perceraian orangtuanya, 
• kesulitan hidup karena orang tua tunggal yang harus membesarkan anak sambil bekerja, 
• pertengkaran dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan berujung pada perceraian, 
• kesulitan keuangan.