BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Senin, 23 Desember 2019

Kab. Banjar Gelar Peringatan Hari Ibu ke-91Tahun 2019

Dalam Rangka memperingati hari ibu yang ke 91, Senin tgl 23 Desember 2019 Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar melalui bidang Pemberdayaan Perempuan menggelar serangkaian kegiatan yg dilaksanakan di Aula Mahligai Sultan Adam Martapura.
Dengan mengusung tema "Perempuan Berdaya Indonesia Maju", kegiatan tersebut berjalan dengan meriah diantaranya diisi dengan tarian dari sanggar binaan Dinas Kebudayaan Kab. Banjar, Padus PKK, hingga jinggle Three Ends yg dibawakan oleh tim DP2KBP3A.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Banjar, Kh. Khalilurahman beserta Ibu Raudatul Wardiyah selaku ketua TP PKK Kab. banjar, Wakil Ketua TP PKK, Ketua DPW kab. Banjar, Sekda beserta Istri, Kapolri, Dandim, Camat, Seluruh Kepala SKPD, Organisasi Wanita, PKK, Darma Wanita, Toga, Toma serta undangaan lainnya.

Dalam sambutan ketua TP PKK Hj. Raudatul Wardiyah mengharapkan melalui acara peringatan hari ibu ini dapat menciptakan kesetaraan kaum ibu atau perempuan di segala bidang untuk menjadikan perempuan berdaya untuk indonesia maju.
Bupati Banjar menambahkan bahwa para generasi bangsa yg baik dapat dilahirkan dari para perempuan yg baik, tambahnya.

Acara ditutup dengan penyerahan hadiah lomba APE, bantuan sembako untuk para pengurus mushola di Kab. Banjar dan pembagian hadiah Lomba P2WKSS dan KSI.


Jumat, 13 Desember 2019

DP2KBP3A Kab.Banjar Siap Gelorakan Kembali Saka Kencana

Martapura (14/12/2019) - Besarnya jumlah penduduk usia muda & tantangan menyiapkan penduduk usia muda agar menjadi sumber daya yg produktif & berguna bagi bangsa serta menyiapkan penduduk usia lanjut agar menjadi orang tua yang sehat & sejahtera.
Oleh karena itu, dalam rangka Pembinaan Remaja sebagai upaya penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja, DP2KBP3A Kab.Banjar memandang perlu untuk mengandeng dan bekerjasama dengan berbagai pihak yg strategis dalam mencapai tujuan pembangunan kependudukan, Keluarga Berencana & Pembangunan Keluarga, termasuk dengan Gerakan Pramuka.

Senin, 02 Desember 2019

Forum Anak Daerah Kab. Banjar usung Tema Aku Tahu Aku Akan dalam Jambore FAD tahun 2019

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) bidang Perlindungan Anak (PA) menggelar Jambore FAD tingkat Kabupaten Banjar yang berlangsung Sabtu, (30/11/2019) di Aula BKD Wisma Sultan Sulaiman, kegiatan ini dibuka langsung oleh Ibu Bupati Banjar sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Hj, Raudhatul Wardiyah dan dihadiri Sekretaris DP2KBP3A, Ketua Forum Anak Kabupaten Banjar, Kepala LPKA Martapura, Kasat Binmas Polres Banjar, serta undangan lainnya .

Ada sebanyak 50 orang anak dari berbagai sekolah serta anak-anak dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak di Kabupaten Banjar yang mengikuti Jambore FAD. Kepala Bidang PA, Dr. Sri Hartati Widyaningsih dalam laporannya mengatakan bahwa Jambore FAD yang diikuti perwakilan forum anak Kab. Banjar bertujuan untuk memberikan ruang partisipasi anak dalam membangun, mengembangkan rasa nasionalisme, persatuan dan kesatuan hingga mempertahankan nilai-nilai luhur budaya dan karakter bangsa .

Selain itu juga untuk meningkatkan kapasitas anak tentang nasionalisme, memfasilitasi perwakilan anak-anak dari seluruh Kecamatan di Kab. banjar untuk membangun jaringan persaudaraan.

"Adanya kegiatan ini juga untuk memberikan informasi pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas anak sesuai bakat, minat dan kemampuannya,” katanya. Pada Jambore FAD diberikan berbagai kegiatan yaitu capacity building dengan 3 narasumber yakni, Dr. H. Eko Subiyanto, BSc dari DP2KBP3A, AKP. Amalia Afifi, SH dari Polres Banjar, dan Abdusyahid dari Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Kal-Sel. Ada kegiatan diskusi, hingga ajang kreativitas lainnya .

Ibu Bupati Hj, Raudhatul Wardiyah mengucapkan selamat kepada anak-anak bisa berkumpul dalam Jambore FAD tingkat Kabupaten Banjar yang merupakan sebagai ajang silaturahmi, berbagi informasi dan menambah pengetahuan.

"Saya selalu mengingatkan pada setiap kegiatan, untuk menjauhi narkoba, baik kepada anak-anak dan orang tua agar tidak terjurumus pada bahaya narkoba yang dapat merusak generasi bangsa ini,” katanya. Selanjutnya Wardiyah, pada Jambore Forum Anak Daerah terasebut juga mengingatkan anak-anak untuk jangan pernah menikah di bawah usia 20 tahun, karena akan sulit menghasilkan generasi yang baik, karena usia tersebut kondisi fisik dan mental rata-rata belum siap membina rumah tangga. Pungkasnya.

Dengan dilaksanakan Jambore FAD yang bertema “Aku Tahu, Aku Lihat, Aku akan ini diharapkan bisa menjadi pelopor untuk menjadikan anak dikabupaten Banjar yang lebih baik dan bisa menjadi “Pelopor dan Pelapor” terkait pemenuhan hak anak di Kabupaten Banjar.



Kaji Tiru DP2KBP3A Kabupaten Banjar ke DPPKB Kabupaten Balangan

Rabu, 27 November 2019 bertempat di Aula Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Balangan berlangsung pertemuan yang menjadi salah satu bagian dari kegiatan kaji tiru DP2KBP3A Kabupaten Banjar ke Kabupaten tersebut. Kegiatan kaji tiru yang fokus untuk mempelajari mengenai Koalisi Kependudukan tersebut didasari oleh perlunya terbentuk sebuah Koalisi Kependudukan di Kabupaten Banjar, di mana salah satu Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang telah memiliki Koalisi Kendudukan adalah Kabupaten Balangan.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Ketua Koalisi Kependudukan Kabupaten Balangan Nursidah yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Balangan beserta jajaran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Balangan yang memberikan paparan materi mengenai perjalanan Koalisi Kependudukan di Kabupaten tersebut, dari belum ada sampai terbentuk dan berjalan hingga sekarang. Kedua rombongan kemudian mengisi pertemuan dengan berdiskusi dalam suasana santai dan akrab hingga sore hari.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP2KBP3A Kabupaten Banjar H. Sahdiman, S.Sos, M.Si dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan dan lebih penting lagi, semua data dan informasi yang didapatkan mengenai Koalisi Kependudukan yang nantinya akan diadaptasikan untuk dapat dilaksanakan di Kabupaten Banjar untuk mencapai sebuah tujuan, yaitu terbentuknya Koalisi Kependudukan di Kabupaten tercinta ini.




Kamis, 14 November 2019

Tim Evaluasi P2WKSS dan KSI Kunjungi Desa Tambak Anyar Ulu

Rabu, 13 November 2019 bertempat di Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur berlangsung kegiatan Evaluasi P2WKSS (Peningkatan Peran Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera) dan KSI (Kecamatan Sayang Ibu) yang dilaksanakan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan yang didampingi oleh DP2KBP3A Kabupaten Banjar serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar.

Sebelum kegiatan evaluasi tersebut dilaksanakan, terlebih dahulu Tim Penilai disambut oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banjar Hj Raudhatul Wardiah di Mahligai Sultan Adam Martapura. Dalam sambutan beliau pada kegiatan seremonial tersebut, Hj. Raudhatul Wardiah berharap dengan adanya evaluasi yang dilakukan oleh TP PKK Kalimantan Selatan tersebut dapat memberi banyak manfaat dan motivasi bagi kader-kader PKK di Kabupaten Banjar, serta memberi manfaat utama untuk lebih memberdayakan kaum perempuan dan mendorong agar mereka mengambil peran penting dalam upaya pembangunan daerah.

Selepas acara penyambutan, rombongan bergerak menuju lokasi evaluasi P2WKSS dan KSI yaitu di Desa Tambak Anyar Ulu Kecamatan Martapura Timur dan disambut oleh Camat beserta Tim Penggerak PKK Kecamatan Martapura Timur.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Banjar dalam sambutannya mengatakan bahwa Program P2WKSS merupakan program peningkatan perempuan yang menggunakan pendekatan lintas bidang pembangunan secara terkoordinasi yang diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga guna mencapai tingkat hidup yang berkualitas.

Program terpadu P2WKSS merupakan program prioritas di mana di desa Tambak Anyar Ulu, Program ini telah sandingkan dengan program Kampung KB yang diharapkan dapat menjadi salah satu desa model program pemberdayaan perempuan dengan harapan program ini berkelanjutan serta dapat ditiru oleh desa-desa lainnya di Kabupaten Banjar.




Senin, 11 November 2019

SosialisasiI Tentang Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab Bidang Perlindungan Anak. Banjar menggelar Sosialisasi tentang Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang dilaksanakan di Aula wisma sultan sulaiman, martapura pada hari selasa 12 November 2019 ini dihadiri oleh Sekretaris DP2KBP3A Kab. Banjar serta semua komponen yang ada di masyarakat seperti Kodim, Babinkamtibmas tiap-tiap kecamatan, penyuluh, kader, PKK, Posyandu, Perkumpulan Remaja, Kaum Bapak, Kaum Ibu, Lembaga Pendidikan, Keagamaan dan LSM.

Kegiatan ini di buka langsung oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kab. Banjar Ibu Dra. Hj. Siti Hamidah, M. Si di dampingi Sekretaris DP2KBP3A Kab. Banjar Dr. H. Eko Subiyanto, BSc dan di pandu oleh Narasumber dari Bappelitbang, Bappeda dan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Provinsi Kalsel.

Kepala DP2KBP3A Kab. Banjar dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakkan dan melaksanakan berbagai program yang mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak seperti pengembangan kabupaten / kota layak anak (KLA), sekolah ramah anak (SRA), pembentukan forum anak, pengadilan ramah anak, dan lain-lain. dimana semua program tersebut diratifikasi seluruh Kabupaten/Kota Se-Indonesia termasuk Kab. Banjar.

Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan penelitian di berbagai wilayah Indonesia yang menghasikan gagasan dan strategi gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).

Pengertian dari Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sendiri adalah sebuah gerakan dari jaringan atau kelompok warga pada tingkat masyarakat yang bekerja secara terkoordinasi untuk mencapai tujuan perlindungan anak. maka Melalui PATBM, masyarakat diharapkan mampu mengenali, menelaah, dan mengambil inisiatif untuk mencegah dan memecahkan permasalahan kekerasan terhadap anak yang ada di lingkungannya sendiri khususnya di Kab. Banjar.




Kamis, 07 November 2019

Sosialisasi KKBPK Bagi Mitra Kerja Desa Rantau Nangka Kec. Sungai Pinang

Rantau Nangka, Kamis 7 November 2019, Kecamatan Sungai Pinang, Sosialisasi KKBPK bagi Mitra Kerja dilaksanakan. Acara yang di hadiri oleh Mitra Kerja Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar, KUA, Penyuluh KB, Kader, Pambakal dan perangkatnya, serta pengelola Kampung KB di Desa Rantau Nangka.

M. Mahbub Anshari, selaku kepala KUA Kecamatan Sungai Pinang memberikan materi tentang pendewasaan usia nikah, beliau mengatakan menurut hukum islam sesuai dengan pasal 2 ayat 1 undang-undang no. 1 tahun 1974 tentang perkawinan, agar terjamin ketertiban perkawinan bagi masyarakat islam setiap perkawinan harus dicatat, pencatatan perkawinan tersebut pada ayat 1 dilakukan oleh pegawai pencatat nikah (PPN)/Penghulu.



Rabu, 30 Oktober 2019

DP2KBP3A Kab Banjar Gelar Sosialisasi PUP di SMAN 1 Mataraman

Rabu 30 Oktober 2019, Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar mengelar Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan di SMAN 1 Mataraman, yang di hadiri oleh siswa dan siswi beserta Guru BP/BK, didampingi Kepala Sekolah SMAN 1 Mataraman Kabid Pengendalian Penduduk H. Sahdiman, S. Sos, M. Si membuka acara tersebut.

Dalam sambutan Kepala Sekolah SMAN 1 Mataraman, beliau mendukung penuh sosialisasi tersebut, diharapkan sosialisasi tesebut semakin terjadwal dan terus menerus menjadi motivasi siswa-siswi akan pentingnya pendewasaan usia perkawinan di SMAN 1 Mataraman Khususnya dan menilai pentingnya pendewasaan usia perkawinan melalui program Generasi Berencana (GenRe), yang bertujuan memberi pengertian dan kesadaran kepada remaja tentang perkawinan.

Berbagi pengetahuan kepada siswa dan siswi dalam mewujudkan Generasi Berencana, menghindari seks bebas, HIV/Aids dan narkoba serta melakukan pendewasaan usia perkawinan atau tidak menikah dini, DP2KBP3A Kab. Banjar memiliki tanggung jawab untuk menyukseskan pembangunan sumber daya manusia yang berkaitan dengan prioritas kesehatan. DP2KBP3A membantu remaja/mahasiswa dalam penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.





Senin, 21 Oktober 2019

Sosialisasi Peran Wanita dalam Pembangunan

Peranan wanita dalam pembangunan adalah hak dan kewajiban yang dijalankan oleh wanita pada status atau kedudukan tertentu dalam pembangunan. Baik pembangunan di bidang politik, ekonomi, sosial budaya maupun pembangunan di bidang pertahanan dan keamanan.

Baik di dalam keluarga maupun di dalam masyarakat. Ada banyak hal yang bisa diupayakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia perempuan, agar dapat berperan secara aktif dalam pembangunan.

Maka dalam hal ini Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar bidang Pemberdayaan Perempuan, melaksakan Sosialisasi “Peran Perempuan dalam Pembangunan, sekaligus pembinaan P2WKSS yang bertempat di Kecamatan Martapura timur desa Tambak Anyar pada hari rabu, 16 Oktober 2019.

Sosialisasi kali ini diisi dengan paparan dari dua narasumber, yaitu M. Rasyid Mukti S.Ag dari kemenag serta H. M. Syairoji, SKM. Dari DP2KBP3A bidang Pengendalian Penduduk.

Tujuan dari Sosialisasi tentang peran dalam pembangunan adalah memberikan informasi mengenai pemberdayaan perempuan serta mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender, serta diharap dapat menurunkan angka kasus tindak kekerasan terhadap perempuan, khususnya dikabupaten Banjar.




Senin, 14 Oktober 2019

Pelayanan KB Mobile Tk. Kecamatan Aluh-Aluh

Berdasarkan agenda Prioritas Pembangunan ke-3, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, ungkap Camat Aluh-aluh, Syaifulah Effendi dalam sambutannya di kegiatan “Pelayanan KB Mobile dan Penyuluhan KKBPK serta Pembangunan Keluarga Berencana pada hari senin 14 Oktober 2019 dibalai Penyuluhan Kb Kecamatan Aluh-aluh kabupaten Banjar.

Syaifullah juga menghimbau kepada seluruh kader maupun masyarakat yang hadir dapat bersinergi untuk membangun desa, karena ini merupakan amanah bagi kita, maka sudah menjadi tugas kita pula untuk menyampaikan kembali secara luas informasi apa saja dan bagaimana memberikan gambaran kepada masyarakat tentang pentingnya berpartisipasi dalam program keluarga berencana, tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh penyuluh kb kecamatan dan puskesmas, serta para kader. Masyarakat yang hadir pun antusias saat mendengar paparan dari Kasubbid Bina Kesertaan KB dan KR, Hj. Nita Yuliana, M. Kes tentang metode kontrasepsi serta sesi tanya jawab seputar permasalahan kesehatan reproduksi.

Sedikitnya 17 akseptor sudah dilayani dengan pemasangan alat kontrasepsi baik berupa implant ataupun IUD, Hj. Nita Yuliana mengatakan bahwa Pelayanan KB bergerak dapat menjadi pilihan alternatif bagi pemerintah dalam memenuhi kewajibannya untuk menyediakan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi kepada kelompok masyarakat, terutama yang kebutuhan ber-KB-nya belum terlayani, pungkasnya.





Minggu, 13 Oktober 2019

Sosialisasi KKBPK Bagi Mitra Kerja Tk. Kec. Martapura Barat

Kamis 10 Oktober 2019, bertempat di Desa Keliling Benteng Ulu di Kecamatan Martapura Barat, Sosialisasi KKBPK bagi Mitra Kerja dilaksanakan. Acara di buka oleh Kabid Pengendalian Penduduk H. Sahdiman, S. Sos, M. Si di dampingi Pambakal Keliling Benteng Ulu.

Saat membuka kegiatan sosialisasi, beliau mengatakan, sosialisasi advokasi dan KIE yang dilakukan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang KKBPK. Selain itu, tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keluarga berencana serta mendorong masyarakat untuk mengikuti program KB.




Sosialisasi LPRA (Lembaga Pemasyarakatan Ramah Anak) Kab. Banjar

Dalam rangka mewujudkan Kota Layak Anak di Kab. Banjar, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kab. Banjar bidang Perlindungan Anak menggelar Sosialisasi dengan Judul “Lembaga Pemasyarakatan Ramah Anak” di Kab. Banjar.

Kegiatan ini dilaksanakan di aula Guest House Sultan Sulaiman pada hari rabu 9 Oktober 2019, kegiatan sosialisasi dimulai dengan pembacaan laporan oleh Kadis P2KBP3A Kab. Banjar. Dra. Hj. Siti Hamidah, M. Si. Beliau menyampaikan bahwa sampai saat ini Kab. Banjar sudah 2 kali terpilih sebagai Kota Layak Anak tingkat Pratama, ini merupakan sebuah prestasi yang cukup baik untuk kita, tapi alangkah baiknya bila kita terus mengupayakan adanya peningkatan sampai tingkat madya bahkan utama. Tapi ini bukanlah sesuatu yang mudah, jadi ini merupakan langkah kita semua untuk menjadikan Kab. Banjar sebagai Kota Layak Anak yang lebih baik lagi kedepannya.

Selanjutnya kegiatan Sosialisasi pun dibuka oleh Ibu Bupati Hj. Raudatul Wardiyah selaku ketua TP PKK Kab. Banjar. Beliau menghimbau kepada seluruh pihak yang terkait dalam proses pembangunan dan pembentukan Kota Layak Anak di Kab. Banjar agar dapat bersinergi dalam hal ini, karena ini merupakan tanggung jawab kita Bersama, pungkasnya.

Dalam kegiatan ini juga diisi dengan penyampaian paparan dari beberapa narasumber, dari Asisten Bupati Drs. H. Masruri, dari Dinas PPPA Provinsi dan dari Polres Banjar, para undangan yang terdiri dari Camat, SKPD, guru, Kepolisian dan siswa dari Forum Anak daerah pun mendengarkan dengan seksama apa yang disampaikan pemateri, hingga sesi tanya jawab.






Pelayanan KB Mobile di Kec. Sei Tabuk

DP2KBP3A Kabupaten Banjar melalui Bidang KB & KS kembali melaksanakan pelayanan KB gratis dan berkualitas pada Rabu, 9 Oktober 2019 mengambil tempat di Balai Penyuluhan KB Kecamatan Sungai Tabuk.

Sebanyak 15 orang akseptor pada kesempatan tersebut mendapatkan pelayanan baik pemasangan maupun bongkar kotrasepsi berupa implant yang merupakan salah satu metode kontrasepsi jangka panjang terbaik saat ini, karena selain lebih aman, efektif dan efisien juga memiliki masa pakai selama 3 tahun.

Selain diberikan pelayanan kontrasepsi secara gratis, para akseptor juga mendapatkan penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi dari para Petugas Lapangan Keluarga Berencana agar dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mereka akan pentingnya program Keluarga Berencana.





Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan di MAN 1 Banjar Kec. Beruntung Baru

Bertempat di MAN 1 Banjar, Desa Muara Halayung Kecamatan Beruntung Baru, dilaksanakan Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), acara tersebut di hadiri oleh siswa dan siswi MAN 1 Banjar beserta Guru BP/BK.

Acara di buka oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar Dra. Hj. Siti Hamidah, M.Si didampingi Kabid Pengendalian Penduduk H. Sahdiman, S. Sos, M. Si dan Kasi Advokasi KIE dan Data Informasi serta Kasi Analisis Dampak dan parameter Kependudukan, H.M. Syairoji, SKM dan H. Abdul Bais, S.Pd. Dalam sambutannya beliau memberikan arahan kepada peserta yang rata-rata adalah para remaja, beliau menekankan kesadaraan kepada remaja agar didalam merencanakan keluarga mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosial, Pendidikan, sosial ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran, tujuan PUP seperti ini berimplikasi pada perlunya peningkatan usia kawin yang lebih dewasa.

Di akhir acara para siswa dan siswi menandatangani Komitmen Bersama tentang Stop Pernikahan Dini disaksikan Kepala Dinas P2KBP3A Kab. Banjar dan guru-guru, yang mana diharapkan para siswa dan siswi menjunjung komitmen atas stop nikah muda.







KB Mobile dan Sosialisasi di Kec. Telaga Bauntung

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) kab. Banjar, kembali menggelar pelayanan KB Gratis berkualitas di desa Lok Tanah, Kecamaran Telaga Bauntung, Selasa (8/10/2019).

Kegiatan yang berpindah dari satu kecamatan ke kecamatan lainnya kali ini juga disertai dengan Sosialisasi KIE dari Bidang Pengendalian Penduduk.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Telaga Bauntung ini juga dihadiri Camat Telaga Bantung H. Gt. Mawardi beserta ketua TP PKK Kec. Telaga Bauntung, Pembakal, penyuluh KB dan juga para kader.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara tersebut Dr. H. Eko Subiyanto, mengharapkan kegiatan ini dapat menjangkau seluruh masyarakat dengan metode pelayanan KB mobile berbasis lorong. Apalagi tanpa dipungut biaya sehingga diharapakan minat masyarakat semakin tinggi. Sehingga tim pelayanan KB ini dapat menjaring pengguna KB seperti implan dan IUD, tak hanya itu masyarakat juga diberikan informasi dan Edukasi sehingga dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera dab Barokah.

Apalagi, tambahnya, metode kontrasepsi jangka panjang lebih aman, efektif, dan efisien karena memiliki rentang waktu yang lama yakni implan selama tiga tahun dan IUD bisa sampai 10 tahun.

Sedikitnya dalam kegiatan tersebut ada 10 orang akseptor yang mengikuti pelayanan dengan alkon mkjp implant.







Minggu, 06 Oktober 2019

Penyerahan Mobil Operasional P2TP2A Kabupaten Banjar dari Bank Kalsel oleh Bupati Banjar

Senin pagi  7 Oktober 2019 setelah pelaksanaan Apel Gabungan ASN Pemkab Banjar,  Bupati Banjar H. Khalilurrahman menyerahkan 1 Unit Mobil Operasional Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang diterima secara langsung oleh Kepala DP2KBP3A Kabupaten Banjar Dra. Hj. Siti Hamidah, M.Si.

Mobil berjenis minibus tersebut merupakan bantuan dari Bank Kalsel yang nantinya akan dioperasikan untuk memperluas jangkauan pelayanan korban kekerasan; memfasilitasi korban kekerasan, terutama dalam proses konseling, trauma healing, persidangan dan rehabilitasi serta reintegrasi sosial; sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada masyarakat; dan meningkatkan koordinasi unit layanan korban kekerasan di Kabupaten Banjar.

Dengan adanya mobil operasional P2TP2A tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas P2TP2A Kabupaten Banjar yang sekretariatnya berada di DP2KBP3A Kabupaten Banjar sebagaimana tujuan dari dibentuknya Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, yang selanjutnya disebut P2TP2A yang merupakan pusat pelayanan yang terintegrasi dalam upaya pemberdayaan perempuan di berbagai bidang pembangunan, serta perlindungan perempuan dan anak dari berbagai jenis diskriminasi dan tindak kekerasan, termasuk perdagangan orang, yang dibentuk oleh pemerintah atau berbasis masyarakat, dan dapat berupa: pusat rujukan, pusat konsultasi usaha, pusat konsultasi kesehatan reproduksi, pusat konsultasi hukum, pusat krisis terpadu (PKT), pusat pelayanan terpadu (PPT), pusat pemulihan trauma (trauma center), pusat penanganan krisis perempuan (women crisis center), pusat pelatihan, pusat informasi ilmu pengetahuan dan teknologi (PIPTEK), rumah aman (shelter), rumah singgah, atau bentuk lainnya.











Kamis, 26 September 2019

Desa Rantau Nangka Gelar Pelayanan KB Gratis

Rabu 25/9/2019, bertempat di desa Rantau Nangka Kecamatan Sungai Pinang, Dalam rangka Mewujudkan Masyrakat Kab. Banjar yang Sejahtera dan Barokah Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar Pelayanan KB mobile secara gratis, dengan jumlah akseptor pemasangan implant sebanyak 30 orang.

Turut hadir pada acara tersebut Sekretaris Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar dr. H. Eko Subiyanto. BSc, beserta rombongan, Selain itu dilakukan juga penyuluhan kepada masyrakat seputar alat kontrasepsi yang cocok untuk mereka, hingga masalah kesehatan, terutama kesehatan reproduksi bagi pasangan usia subur.

Dengan adanya pelayanan KB bergerak ini diharapkan dapat menjadi tumpuan harapan masyarakat di suatu daerah, khususnya wilayah terpencil dan miskin perkotaan, dalam memenuhi kebutuhan pelayanan KB kedepannya. Pelayanan KB bergerak dapat menjadi pilihan alternatif bagi pemerintah dalam memenuhi kewajibannya untuk menyediakan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi kepada kelompok masyarakat tepat sasaran, terutama yang kebutuhan ber-KB-nya belum terlayani.