BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

BREAKING NEWS

DINAS PENGENDALIAN PENDUDUK KELUARGA BERENCANA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

Minggu, 30 Juni 2019

Sosialisasi KKBPK Bagi Mitra Kerja Tk. Kecamatan Pengaron

Kamis 27 Juni 2019, bertempat di Balai Penyuluh KB di Kecamatan Pengaron, Sosialisasi KKBPK bagi Mitra Kerja dilaksanakan, sambutan oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar yang kali ini di wakilkan oleh Kasi Advokasi KIE dan Data Informasi H. M. Syairoji, SKM.

Mengingat pentingnya Program Keluarga Berencana (KB) bagi keluarga, dengan begitu akan melahirkan generasi yang berkualitas, karena saat ini program KB tidak hanya untuk perempuan melainkan juga pria, sehingga kehamilan bisa direncanakan. Dengan perencanaan kehamilan, maka setiap orang tua akan memberikan perawatan yang lebih, sehingga melahirkan generasi yang diharapkan.

Dukungan penuh dari masyarakat terutama mitra kerja terkait melalui Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar melakukan sosialisasi secara terarah dan tepat sasaran, karena hal itu merupakan salah satu kegiatan kunci merubah sikap, prilaku dan system nilai. Informasi selalu dibutuhkan dan erat hubungannya dengan pelaksanaan program KB baik bagi masyarakat, pelaksana maupun para pengelola program. Program ini juga dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keluarga berencana, serta mendorong masyarakat untuk mengikuti program KB, karena program ini dapat mengatur jarak ibu melahirkan, sehingga pengendalian jumlah penduduk bisa terwujud.


Video :
https://www.facebook.com/bptigaakb.kabupatenbanjar/videos/1167987216738029/

Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan di Desa Thaibah Raya Kec. Tatah Makmur

Rabu 26 Juni 2019 bertempat di Desa Thaibah Raya Kecamatan Tatah Makmur, dilaksanakan Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). PUP tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan usia pada perkawinan pertama, usia minimal pada saat perkawinan yaitu 21 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi pria.

Acara di buka oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar yang di wakilkan oleh Kabid Pengendalian Penduduk Drs. Pusaro Riyanto, didampingi Kasi Advokasi KIE dan Data Informasi serta Kasi Analisis Dampak dan parameter Kependudukan, H.M. Syairoji, SKM dan H. Abdul Bais, S.Pd.

Kasi Bina Kesertaan KB dan Kesehatan Reproduksi Hj. Nita Yuliana, S. Si. T. M. Kes selaku narasumber, memberikan arahan kepada peserta yang rata-rata adalah para remaja, beliau menekankan kesadaraan kepada remaja agar didalam merencanakan keluarga mereka dapat mempertimbangkan berbagai aspek berkaitan dengan kehidupan berkeluarga, kesiapan fisik, mental, emosial, Pendidikan, sosial ekonomi serta menentukan jumlah dan jarak kelahiran, tujuan PUP seperti ini berimplikasi pada perlunya peningkatan usia kawin yang lebih dewasa, kemudian bahaya nerkoba dan sex bebas yang sedang ramai tersebar dikalangan para remaja saat ini.


Video :

Kamis, 20 Juni 2019

Dinas P2KBP3A Kab Banjar Gelar Tata Rias Life Skil di Kecamatan Sambung Makmur

Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu proses kegiatan pembangunan dimana perempuan berinisiatif untuk memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi dan kondisi. Posisi dan kedudukan perempuan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara sudah sangat jelas yakni sebagai anggota masyarakat dan sebagai warga negara yang memiliki sejumlah hak dan kewajiban. Tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan.

Selasa, 18 Juni 2019 bertempat di Aula Kecamatan Sambung Makmur, Kegiatan life skill berupa tata rias wajah dengan Narasumber Ade Puspawati dan Fitriani dari Make Over dan Wardah, acara di buka oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar yang kali ini diwakilkan oleh Kabid Pemberdayaan Perempuan Ir. Rusydah, dalam sambutanya beliau menyampaikan pemberdayaan perempuan dilakukan guna untuk meminimalisir tingkat pengangguran perempuan, yang berdampak pada terpuruknya kondisi sosial ekonomi perempuan. Dengan memberikan akses dan kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri sehingga bisa menjadi lebih produktif dan bisa menopang dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga nya ataupun dirinya sendiri.

Ditambahkan lagi dari Camat Sambung Makmur Bapak Sukasto, SP, beliau menyampaikan kepada para peserta agar bisa focus untuk mendengarkan apa yang disampaikan narasumber, serta mempelajari dengan baik semua ilmu yang diberikan, agar nantinya bisa menjadi jembatan penghubung kembali untuk warga desanya dan mengaplikasikan apa yang mereka miliki serta dapat dijadikan bekal mereka dikemudian hari.

Pelaksanaan kegiatan program pelatihan kecakapan hidup (life skills) tata rias wajah dirasakan atas kebutuhan dari warga perempuan, sehingga dalam mengikuti proses pembelajaran warga sangat antusias serta mempunyai motivasi yang tinggi untuk mempelajari secara mendalam mengenai tatarias. Pada saat proses pembelajaran nara sumber memanfaatkan pengalaman-pengalaman warga sebagai sumber belajar untuk terlibat dalam perencanaan, pelaksanan, dan penilaian.

SOSIALISASI BPJS UNTUK PEGAWAI PEMERINTAH NON PEGAWAI NEGERI LINGKUP DP2KBP3A KABUPATEN BANJAR

Pada hari Rabu, 19 Juni 2019 bertempat di Aula Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar, dilaksanakan sosialisasi BPJS untuk Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri yang dihadiri oleh seluruh PTT dan PLKB Non PNS lingkup Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar.

Acara sosialisasi yang difasilitasi oleh Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar tersebut dibuka oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar Dra. Hj. Siti Hamidah, M. Si. Tersebut bertujuan agar seluruh PTT dan PLKB Non PNS lingkup Dinas P2KBP3A Kabupaten Banjar dapat memahami hak dan kewajiban mereka sebagai peserta atau calon peserta BPJS Kesehatan melalui paparan materi yang dibawakan oleh Yupi Sadarma, perwakilan dari BPJS Martapura di mana secara garis besar, terdapat perbedaan antara peserta BPJS mandiri dengan peserta BPJS yang merupakan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri diantaranya dari mekanisme pembayaran iuran yang dikoordinir oleh instansi tempat mereka bekerja dengan sharing pembayaran iuran dai APBD dan ditambah pemotongan gaji mereka setiap bulannya.

Setelah paparan materi, acara dilajutkan dengan sesi tanya jawab yang meruapakn inti dari acara sosialisasi hari ini, dimana banyak pertanyaan yang diajukan oleh peserta sosialisasi berkenaan dengan hak dan kewajiban mereka sebagai peserta BPJS nantinya.

Video :