Senin, 16 September 2019

Kaji Tiru Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA)

Pusat Pembelajaran Keluarga atau yang lebih dikenal dengan sebutan PUSPAGA merupakan salah satu program unggulan Kementrian PPPA yang secara umum bertujuan untuk meningkatkan kehidupan keluarga dan ketahanan keluarga. Secara lebih spesifik, PUSPAGA berfungsi sebagai One stop service /layanan satu pintu keluarga, Holistik Integratif berbasis anak. Yakni, meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengasuh dan melindungi anak serta terciptanya rujukan pengasuhan, pendidikan, kesehatan, perlindungan bagi anak dan orang tua / keluarga guna menunjang tumbuh kembang anak secara optimal. Konsep Puspaga sendiri dibuat seperti ruang keluarga yang nyaman dan dilengkapi dengan ruang bermain anak sehingga seluruh keluarga Indonesia tertarik untuk berkunjung ke Puspaga.

PUSPAGA sebagai tempat pembelajaran bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan menuju keluarga sejahtera yang dilakukan oleh tenaga profesional seperti tenaga konselor, baik psikolog atau sarjana profesi bidang psikologi, Bimbingan Konseling atau Pekerja Sosial yang telah memahami Konvensi Hak Anak, melalui peningkatan kapasitas orang tua/keluarga yang bertanggung jawab terhadap anak dalam mengasuh dan melindungi anak dari kekerasan, eksploitasi, perlakuan salah, dan penelantaran. Hal ini merupakan salah satu unsur prioritas dalam pelaksanaan kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

Sebagai Kabupaten dengan predikat Kabupaten Layak Anak, Kabupaten Banjar melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serius untuk dapat mewujudkan terciptanya PUSPAGA di Kabupaten Banjar, dengan semangat inilah, pada tanggal 11-12 September 2019 Bidang Pemberdayaan Perempuan DP2KBP3A Kabupaten Banjar melaksanakan Kaji Tiru mengenai PUSPAGA ke Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanah Bumbu yang sudah memiliki PUSPAGA Bersujud.

Dalam tatap muka dan diskusi yang dilaksanakan di aula DKBP3A, yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas KBP3A Kabupaten Tanah Bumbu Hj. Narni, SKM. M.Kes serta jajaran eselon III dan IV tersebut, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP2KBP3A Kabupaten Banjar Ir. Rusydah memaparkan bahwa salah satu motivasi dalam pembentukan PUSPAGA di Kabupaten Banjar adalah untuk mendapatkan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementrian PPPA, disamping adanya kebutuhan tempat pembelajaran keluarga sebagai salah satu metode pencegahan bahkan penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang dapat diwujudkan melalui berdirinya PUSPAGA. Diskusi kemudian dilanjutkan dengan berbagai hal yang harus disiapkan untuk mewujudkan PUSPAGA, baik dari aspek legalitas hingga masalah operasional PUSPAGA di kemudian hari.

Dengan didapatnya data dan informasi mengenai PUSPAGA, Ir. Rusydah menyatakan semakin bersemangat dan semakin yakin dalam waktu dekat PUSPAGA akan dapat diwujudkan di Kabupaten Banjar yang tercinta ini.




0 komentar:

Posting Komentar